Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 10 April 2026 | 18:15 WIB
Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius
Situasi lalu lintas di perkotaan (Pinterest/Burhan Rizqillah)

Suara.com - Penggunaan kendaraan sehari-hari ternyata memiliki kontribusi terhadap peningkatan suhu perkotaan. Kendaraan bermotor menjadikan kota lebih panas.

Sebuah studi dari para ilmuwan University of Manchester memperkenalkan cara terbaru untuk mengukur kontribusi lalu lintas terhadap fenomena panas kota dengan melakukan integrasi data ke dalam model iklim global.

Dikutip dari Phys.org, para peneliti menciptakan modul berbasis fisika yang memungkinkan panas dari lalu lintas direpresentasikan secara langsung dalam Community Earth System Model (CESM). Model ini merupakan salah satu standar global yang digunakan untuk memprediksi perilaku iklim Bumi.

Secara tradisional, penelitian mengenai panas perkotaan lebih banyak berfokus pada aspek material bangunan dan permukaan tanah. Namun, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Advances in Modeling Earth Systems ini menyoroti panas yang dihasilkan langsung dari mesin, knalpot, dan proses pengereman kendaraan, dimana ini justru jarang mendapat perhatian dalam model iklim skala besar.

Dengan menambahkan proses panas terkait lalu lintas ke dalam model numerik, tim peneliti mampu menunjukkan bagaimana kendaraan memengaruhi perpindahan panas di antara jalan, bangunan, dan udara di sekitarnya. Studi ini telah divalidasi menggunakan data lalu lintas dunia nyata dari Transport for Greater Manchester (TfGM) serta kumpulan data terbuka untuk wilayah Manchester, Inggris, dan Toulouse, Prancis.

Dampak Suhu pada Musim dan Ruangan

Berdasarkan hasil simulasi di Manchester, diperoleh bahwa panas dari lalu lintas dapat meningkatkan suhu udara sekitar 0,16 derajat Celsius selama musim panas dan 0,35 derajat Celsius selama musim dingin. Meski angka tersebut terlihat kecil secara nominal, para ilmuwan mencatat bahwa kontribusi ini memberikan dampak signifikan selama peristiwa cuaca ekstrem.

Misalnya pada gelombang panas yang terjadi di Inggris pada Juli 2022, panas kendaraan memberikan kontribusi pada peningkatan indikator stres panas manusia. Hal ini menyebabkan suhu yang dirasakan berada di atas ambang batas berbahaya untuk durasi yang lebih lama.

Studi ini juga menemukan bahwa efek panas lalu lintas tidak hanya terbatas pada suhu di luar ruangan, melainkan juga di dalam ruangan. Panas yang dilepaskan di permukaan jalan dapat berpindah ke dalam struktur bangunan. Fenomena ini berdampak pada kenaikan suhu internal bangunan yang kemudian memicu peningkatan kebutuhan penggunaan perangkat pendingin udara (AC) selama musim panas.

baca juga

Simulasi Transisi Kendaraan Masa Depan

Berbeda dengan metode pengukuran sebelumnya, model baru ini memiliki kemampuan untuk mensimulasikan berbagai jenis kendaraan, seperti mesin bensin, diesel hingga kendaraan hibrida dan listrik. Model ini juga dapat merespons perubahan pola lalu lintas serta kondisi cuaca yang dinamis.

Fleksibilitas ini memungkinkan para pemangku kepentingan untuk mengeksplorasi bagaimana pergeseran sistem transportasi, seperti transisi ke kendaraan listrik, dapat mengubah seberapa banyak panas yang dilepaskan ke lingkungan perkotaan.

Peneliti PhD dari University of Manchester sekaligus penulis pertama laporan ini, Yuan Sun menekankan pentingnya mempertimbangkan sistem transportasi dalam perencanaan adaptasi iklim, strategi pendinginan kota, serta transisi menuju nol emisi karbon.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu kota-kota dalam memahami bagaimana kebijakan transportasi dan transisi menuju energi bersih akan memengaruhi ketahanan iklim perkotaan serta target emisi nol karbon di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kendaraan Listrik Jadi Fokus Transisi Energi, Benarkah Sudah Sepenuhnya Bersih?

Kendaraan Listrik Jadi Fokus Transisi Energi, Benarkah Sudah Sepenuhnya Bersih?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:35 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×