Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB
Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini
Mohammad Bagher Qalibaf (NCR Iran)
baca 10 detik
  • Blokade militer Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran memicu ancaman kenaikan harga bensin dunia.

  • Perundingan damai di Islamabad gagal mencapai kesepakatan sehingga memicu eskalasi konflik maritim baru.

  • Mohammad Bagher Qalibaf memperingatkan warga Amerika Serikat mengenai lonjakan harga bahan bakar yang drastis.

Iran memprediksi bahwa blokade ini akan membuat harga bensin melonjak jauh melampaui batas psikologis pasar.

Di sisi lain Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pandangan yang berbeda mengenai tren harga energi.

Trump memprediksi fluktuasi harga minyak tidak akan mengalami perubahan ekstrem hingga pelaksanaan pemilihan paruh waktu November.

Narasi tersebut disampaikan sebagai upaya menenangkan publik domestik di tengah eskalasi konflik yang terus memanas.

"Bisa jadi, atau sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi; tetapi seharusnya sekitaran sama," kata Trump kepada Fox News.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan adanya tekanan besar pada jalur distribusi energi internasional akibat penutupan laut.

Kebuntuan Negosiasi Antar Negara

Mediator Pakistan yang memfasilitasi pertemuan di Islamabad tidak berhasil menjembatani perbedaan kepentingan kedua belah pihak.

Diskusi yang berlangsung selama beberapa putaran tersebut berakhir tanpa adanya naskah kesepakatan atau terobosan politik.

baca juga

Kedua delegasi meninggalkan lokasi perundingan dengan membawa daftar panjang masalah substansial yang belum mendapatkan solusi.

Masing-masing pihak mengisyaratkan bahwa jalan diplomasi masih sangat terjal untuk dilalui dalam waktu dekat ini.

Kegagalan ini memicu Amerika Serikat untuk mengambil langkah koersif melalui kekuatan militer di wilayah perairan.

Langkah blokade ini mengancam masa depan gencatan senjata dua pekan yang selama ini berjalan sangat rapuh.

Perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah berlangsung sejak akhir Februari tahun ini.

Dunia internasional kini menyoroti bagaimana blokade maritim akan mempengaruhi bantuan kemanusiaan dan mobilitas logistik regional.

Upaya diplomatik lebih lanjut tetap diperlukan untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Tanpa adanya dialog baru harga komoditas energi akan terus menjadi alat tawar politik bagi kedua pihak.

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran telah mencapai puncaknya sejak serangan militer dimulai 28 Februari.

Upaya perdamaian di Islamabad sebelumnya diharapkan mampu memperpanjang masa tenang pasca konflik berdarah selama beberapa bulan.

Namun perbedaan pandangan mengenai kedaulatan wilayah dan akses ekonomi menjadi penghalang utama terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.

Blokade laut yang dimulai hari Senin ini merupakan eskalasi militer terbesar sejak dimulainya gencatan senjata sementara.

Situasi ini memposisikan pasar energi dunia dalam kondisi ketidakpastian yang bisa memicu krisis ekonomi global baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 12:31 WIB

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

Setelah Iran, AS Serang Kuba? Miguel Daz-Canel: Saya Siap Mati Demi Revolusi!

News | Senin, 13 April 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

Saksikan Persija vs Persib di GBK, Pramono: Sempat Deg-degan, Prediksi Skor Saya Tepat!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:16 WIB

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:11 WIB

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:00 WIB

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:58 WIB

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:55 WIB

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 18:52 WIB

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:39 WIB

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:34 WIB

×