Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 16:02 WIB
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presidan Gibran Rakabuming Raka. (foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
  • Survei Poltracking Indonesia pada 13 April 2026 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 74,1 persen.
  • Tingginya kepuasan publik didorong oleh keberhasilan program Makan Bergizi Gratis, bantuan tepat sasaran, serta kepemimpinan yang berwibawa.
  • Pemerintah dianggap sukses menjaga kerukunan beragama, keamanan nasional, serta persatuan bangsa di tengah tekanan situasi geopolitik global.

Suara.com - Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka masih bertahan tinggi menjelang satu setengah tahun masa pemerintahan, menurut lembaga survei Poltracking Indonesia.

Di tengah tekanan global dan dinamika domestik, angka kepuasan disebut belum menunjukkan tanda penurunan signifikan.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, menyebut temuan ini sebagai anomali menarik jika dikaitkan dengan situasi geopolitik yang tengah memanas.

“Temuan ini, saya kira cukup menarik juga. Jadi di tengah, ada banyak kondisi misalnya yang barang kali itu potensi sebenarnya untuk menurunkan ekspektasi kepercayaan termasuk kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah apalagi misalnya, ya dampak tadi dari ketegangan politik global,” kata Masduri dalam konferensi pers virtual, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan data yang dipaparkan, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran berada di angka 75,1 persen. Sementara itu, kepuasan terhadap kinerja Prabowo sebagai presiden mencapai 74,9 persen, dan kepuasan terhadap pemerintahan secara keseluruhan sebesar 74,1 persen.

Masduri menekankan, stabilnya angka kepuasan ini tidak lepas dari persepsi publik terhadap program-program yang sudah berjalan.

“Di tengah ketegangan geopolitik dunia saat ini, kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo - Gibran masih cenderung tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka cenderung kepada program-program yang sudah dijalankan,” ujarnya.

Secara rinci, sebanyak 74,1 persen publik menyatakan puas. Adapun alasan kepuasan tersebut antara lain program Makan Bergizi Gratis (23,0 persen), bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran (13,8 persen), serta kepemimpinan yang dianggap tegas dan berwibawa (10,2 persen).

Selain itu, indikator kinerja sektoral juga turut menopang persepsi positif masyarakat. Sebanyak 77,8 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga kerukunan antarumat beragama. Kemudian, 69,9 persen menyebut pemerintah berhasil menjaga keamanan, dan 69,4 persen menilai pemerintah mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Meski begitu, Masduri mengingatkan bahwa tingginya kepuasan publik saat ini bukan jaminan akan bertahan dalam jangka panjang, terutama jika tekanan eksternal dan ekspektasi publik terus meningkat.

“Tetapi kalau kita perhatikan, angkanya kekuasan terhadap pemerintah sejauh ini masih bertahan di atas 70 persen,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB

PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi

PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:57 WIB

Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Presiden Prabowo Titip Pesan Serius ke Ketua IPSI Baru: Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sport | Sabtu, 11 April 2026 | 20:01 WIB

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:00 WIB

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 20:52 WIB

Momen Prabowo Beri Hormat ke Satgas PKH, Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pencuri Uang Negara

Momen Prabowo Beri Hormat ke Satgas PKH, Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pencuri Uang Negara

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:04 WIB

Serahkan Rp11,4 Triliun, Prabowo Sentil Oknum Birokrasi Nakal

Serahkan Rp11,4 Triliun, Prabowo Sentil Oknum Birokrasi Nakal

News | Jum'at, 10 April 2026 | 16:53 WIB

Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc

Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:54 WIB

Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz

Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:11 WIB

Resmi Menjabat, Ini Daftar Anggota Ombudsman RI Periode 2026-2031

Resmi Menjabat, Ini Daftar Anggota Ombudsman RI Periode 2026-2031

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:47 WIB

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:39 WIB

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

News | Senin, 13 April 2026 | 15:29 WIB

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

News | Senin, 13 April 2026 | 15:28 WIB

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

News | Senin, 13 April 2026 | 15:24 WIB

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

News | Senin, 13 April 2026 | 15:17 WIB

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat

News | Senin, 13 April 2026 | 14:50 WIB