Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 14:11 WIB
Israel - Lebanon Akan Berunding, Tapi Anak Buah Donald Trump Mau Nimbrung
Israel menyerang Lebanon Selatan usai lakukan perjanjian gencatan senjata (X/Narasi_winda)
baca 10 detik
  • Menlu AS Marco Rubio memimpin negosiasi damai antara Lebanon dan Israel di Washington DC.

  • Pertemuan diplomasi bertujuan menghentikan agresi militer dan serangan rudal yang melibatkan kelompok Hizbullah.

  • Eskalasi konflik dipicu oleh serangan balasan di Beirut dan operasi darat di selatan.

Dinamika ini menjadi tantangan tersendiri bagi Marco Rubio dalam mengarahkan pembicaraan menuju solusi yang konkret.

Ketegangan bersenjata antara militer Israel dan kelompok Hizbullah mencapai titik didih baru sejak awal Maret lalu.

Pertikaian ini meledak pada tanggal 2 Maret ketika gelombang rudal Hizbullah mulai menghujani wilayah kedaulatan Israel.

Serangan tersebut merupakan respon langsung atas keterlibatan militer dalam operasi gabungan yang menargetkan wilayah Iran.

Israel membalas dengan meluncurkan kampanye udara berskala besar yang menyasar titik strategis di wilayah Lebanon.

Lembah Bekaa dan pinggiran kota Beirut menjadi sasaran utama dari gempuran unit tempur angkatan udara Israel.

Dampak Agresi Darat di Selatan

Kondisi semakin memburuk ketika unit infanteri militer Zionis mulai bergerak melintasi perbatasan kedaulatan negara tetangga.

Pada 16 Maret, militer Zionis Israel mengumumkan dimulainya agresi darat ke wilayah Lebanon selatan secara resmi.

baca juga

Langkah ofensif ini memicu gelombang pengungsian besar-besaran warga sipil yang terjebak di zona pertempuran aktif.

Dunia internasional terus mendesak agar operasi darat dihentikan guna mencegah krisis kemanusiaan yang lebih dalam.

Washington kini menjadi harapan terakhir untuk memaksa kedua belah pihak menarik mundur pasukan masing-masing.

Upaya perdamaian sebelumnya sempat memberikan nafas lega melalui kesepakatan gencatan senjata dengan pihak Iran.

Menyusul gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan Israel yang diumumkan pekan lalu, Hizbullah menangguhkan serangannya terhadap Israel.

Namun ketenangan tersebut ternyata hanya berlangsung singkat akibat provokasi baru di lapangan yang kembali muncul.

Hizbullah kembali meluncurkan serangan balasan setelah pusat kota Beirut dihantam bom oleh pesawat tempur Israel.

Tetapi, Hizbullah melanjutkan lagi serangan pada Kamis setelah Israel melakukan serangan besar-besaran terhadap Beirut dan kota-kota di Lebanon selatan pada Rabu.

Upaya Pemulihan Keamanan Terpadu

Misi diplomatik di Washington kali ini mengusung agenda pemulihan keamanan terpadu di sepanjang garis biru perbatasan.

Tim ahli dari Departemen Luar Negeri AS telah menyiapkan draf awal yang mencakup mekanisme pengawasan gencatan senjata.

Kedua duta besar diharapkan membawa mandat penuh dari pemerintahan masing-masing untuk mengambil keputusan strategis.

Keberhasilan dialog ini akan sangat bergantung pada kemauan Israel untuk menghentikan pendudukan sementara di selatan.

Lebanon juga dituntut untuk memastikan tidak ada lagi peluncuran roket yang mengarah ke wilayah pemukiman sipil.

Konflik ini berakar pada perseteruan panjang antara kekuatan regional yang melibatkan proksi dan militer reguler.

Eskalasi tahun 2026 ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang melibatkan intervensi kekuatan global di wilayah Iran.

Lebanon seringkali menjadi medan tempur bagi kepentingan luar yang mengakibatkan infrastruktur sipil hancur berantakan.

Upaya mediasi Rubio di Washington merupakan bagian dari strategi besar AS untuk mencegah pecahnya perang terbuka.

Pertemuan Selasa ini menjadi tonggak sejarah apakah diplomasi mampu mengalahkan dentuman meriam di medan laga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:06 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Terkini

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 16:23 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:20 WIB

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit

Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

×