Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Ruth Meliana

Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV (kolase)

Suara.com - Dunia internasional dibuat geger oleh konflik terbuka antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV.

Perseteruan ini bukan sekadar perbedaan pendapat biasa, tetapi sudah berkembang menjadi perang kata yang menyita perhatian publik dunia, terutama karena menyentuh isu politik sekaligus keagamaan.

Konflik ini juga dipicu oleh perbedaan pandangan keduanya terkait perang antara Israel-Amerika Serikat dan Iran. Situasi semakin memanas setelah serangkaian pernyataan keras dan aksi kontroversial dari Trump, yang kemudian mendapat respons berbeda dari Paus Leo XIV.

Jika Trump tampil frontal dan tanpa kompromi, Paus justru memilih pendekatan tenang dengan tetap menyuarakan pesan perdamaian di tengah konflik global yang sedang berlangsung.

Perbedaan sikap inilah yang membuat konflik keduanya semakin menarik untuk diikuti.

Lalu, bagaimana awal mula perang kata ini terjadi, dan mengapa dampaknya begitu luas hingga memicu reaksi dari berbagai pihak di dunia? Berikut informasi lengkapnya.

Awal Mula Ketegangan Donald Trump dan Paus Leo XIV

Mengutip The Conversation, konflik antara Donald Trump dan Paus Leo XIV bermula dari perbedaan tajam dalam menyikapi perang antara Israel-Amerika Serikat dan Iran.

Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik retorika keras dan ancaman yang disampaikan Trump, yang dinilai berbahaya serta tidak dapat diterima.

baca juga

Paus menegaskan bahwa kekerasan hanya akan memperpanjang penderitaan manusia. Ia pun menyerukan para pemimpin dunia untuk mengedepankan perdamaian dan dialog, bukan kekuatan militer.

Menurutnya, penggunaan ancaman terhadap negara lain tidak sejalan dengan nilai kemanusiaan maupun ajaran agama.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Trump. Melalui media sosial dan pernyataan kepada media, ia menyerang balik dengan menyebut Paus lemah dalam menghadapi kejahatan serta tidak kompeten dalam urusan kebijakan luar negeri.

Trump juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyukai sosok Paus yang mengkritik Presiden Amerika Serikat.

Ketegangan semakin meningkat ketika Trump mengunggah gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) di platform Truth Social.

Dalam gambar tersebut, ia tampak mengenakan jubah putih dan melakukan gestur penyembuhan, visual yang oleh banyak pihak dianggap menyerupai sosok Yesus Kristus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Video | Selasa, 14 April 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×