Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Muhammad Yasir

Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
Gunungan limbah kerang di Cilincing, Jakarta Utara. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Universitas Indonesia mengolah limbah kerang di pesisir Cilincing, Jakarta Utara.
  • Limbah kerang tersebut diolah menjadi material pembangunan fasilitas publik seperti unit sanitasi dan berbagai macam suvenir.
  • Program ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru melalui konsep penerapan ekonomi sirkular.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Universitas Indonesia (UI) untuk mengatasi gunungan limbah kulit kerang di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara.

Limbah yang sebelumnya terbengkalai tersebut kini akan disulap menjadi material pembangunan fasilitas publik, mulai dari suvenir hingga kebutuhan sanitasi seperti WC.

Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada limbah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan.

"Kalau yang tahun lalu dijadikan paving block, untuk yang sekarang ini akan dijadikan sarana prasarana, misalnya untuk kebutuhan WC, kemudian juga untuk suvenir,” ujar perempuan yang akrab disapa Elli ini di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Langkah proaktif ini diambil sebagai solusi jangka panjang atas tumpukan sampah kerang di wilayah pesisir yang sempat viral dan dikeluhkan masyarakat karena aroma serta estetika yang terganggu.

Dengan diolah secara teknis bersama akademisi, limbah tersebut tidak lagi hanya berakhir di tempat pembuangan, melainkan dikembalikan fungsinya sebagai barang fungsional.

Elli menekankan bahwa pengolahan limbah ini mengusung konsep ekonomi sirkular.

Selain efektif menekan pencemaran di wilayah Jakarta Utara, program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar melalui produksi barang-barang bernilai guna.

Ia juga menyebut program pengolahan limbah kerang menjadi material sarana prasarana ini menjadi bagian dari peta jalan Pemprov DKI dalam menciptakan pengelolaan sampah pesisir yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Hasil Babak Pertama Persija vs Persib, Alexander Jeremeff Bikin Macan Kemayoran Unggul

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 16:18 WIB

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Cara Mengompres Mata Panda dan Mata Lelah Pakai Air Mawar Viva Biar Segar Lagi

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 16:14 WIB

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian

Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:00 WIB

Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)

Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:55 WIB

Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?

Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:50 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB

×