Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 16 April 2026 | 14:19 WIB
Harga Plastik Naik Gila-Gilaan, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Daun
Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti lonjakan harga plastik hingga 80 persen yang memberatkan pelaku UMKM pada April 2026.
  • Puan mendorong pelaku usaha beralih menggunakan kemasan bahan organik lokal sebagai solusi ekonomi serta upaya pelestarian lingkungan hidup.
  • Pemerintah diminta memfasilitasi regulasi dan dukungan transisi penggunaan kemasan ramah lingkungan untuk menggantikan ketergantungan terhadap bahan baku impor.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti lonjakan harga plastik yang mencapai 30 hingga 80 persen hingga April 2026. Menurut Puan, kondisi yang dipicu oleh gangguan rantai pasok global ini harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk beralih menggunakan kemasan dari bahan organik yang lebih ramah lingkungan.

Ia menilai, ketergantungan industri dalam negeri terhadap bahan baku impor plastik yang mencapai 60 persen perlu segera disikapi dengan mencari alternatif lokal yang lebih berkelanjutan.

“Meskipun plastik dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari karena kepraktisannya, kita ketahui bersama beban ekologinya sangat tinggi. Maka kenaikan harga plastik bisa menjadi momentum untuk kita beralih ke ekonomi hijau,” kata Puan dalam keterangannya, dikutip Kamis (16/4/2026).

Ia memberikan perhatian khusus pada sektor UMKM makanan dan minuman yang paling terdampak oleh kenaikan harga ini. Penggunaan kemasan sekali pakai yang mahal dinilai semakin menghimpit margin keuntungan para pelaku usaha kecil.

"Harga plastik yang melonjak hingga berkali-kali lipat dan pasokan mulai sulit diperoleh menyebabkan pelaku usaha kecil yang selama ini bekerja dengan keuntungan terbatas semakin kesulitan dari sisi ekonomi,” paparnya.

Sebagai solusi, Puan mendorong kembalinya penggunaan kemasan berbasis kearifan lokal, seperti daun pisang atau daun jati, yang selama ini sudah menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia seperti nasi liwet atau gudeg. 

Menurutnya, bahan alami tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga menambah nilai estetika dan ketahanan makanan.

“Di pendahulu kita dulu, penggunaan kemasan dari bahan alami seperti daun menjadi alternatif utama. Pedagang makanan atau pangan bisa kembali memanfaatkan kemasan ramah lingkungan seperti itu,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pengelolaan limbah. Terlebih, laporan PBB mencatat puluhan juta ton limbah plastik mencemari ekosistem setiap tahunnya.

baca juga

“Dengan memakai kemasan dari bahan organik, pelaku usaha tak hanya bisa menghindari tekanan ekonomi karena tingginya bahan baku dari impor, tapi juga bisa menambah nilai jual,” ungkapnya.

“Termasuk dari segi keunikannya yang buat beberapa kalangan masyarakat bisa menjadi daya tarik untuk membeli,” sambungnya.

Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa penggunaan bahan organik adalah bagian dari inovasi ekonomi kreatif yang harus didukung penuh oleh pemerintah.

“Kemasan organik yang sarat terhadap kearifan lokal juga merupakan inovasi ekonomi kreatif. Selain mendukung warisan budaya Indonesia, kita juga turut mengkampanyekan gerakan ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat mulai menyesuaikan kebiasaan, dimulai dari hal sederhana seperti penggunaan wadah di rumah makan.

“Jadi semangat kita di sini adalah, selagi harga plastik sedang tinggi harganya, kita bisa mencari alternatif penggunaan kemasan lain, yang sekaligus mengurangi sampah plastik,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?

Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Hashim: Indonesia Gelap Karena Dibebani Utang Itu Bohong

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:38 WIB

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

Drama Kalung Berlian Rp300 Juta Jatuh di Bandara Soetta yang Berakhir Manis

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Anime Disney Twisted-Wonderland Umumkan Jadwal Tayang Episode of Savanaclaw

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:30 WIB

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×