Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
Citra Satelit Israel lancurkan Lebanon (BBC)
  • Militer Israel melakukan penghancuran sistematis ribuan bangunan di wilayah perbatasan Lebanon Selatan.

  • Pakar hukum internasional memperingatkan adanya potensi kejahatan perang dalam taktik zona penyangga.

  • Lebih dari satu juta orang terpaksa mengungsi akibat eskalasi operasi darat Israel.

Terkait hal ini, pihak Israel Defense Forces (IDF) menyatakan:

"Setiap anggapan bahwa IDF bertindak untuk 'membersihkan' populasi sipil, menghukum komunitas, atau menargetkan warga sipil berdasarkan agama atau sekte adalah sepenuhnya salah."

Namun, para ahli menilai pembuatan zona penyangga tidak bisa menjadi alasan pembenar bagi penghancuran desa secara menyeluruh.

Perluasan zona konflik ke arah utara telah memaksa jutaan penduduk meninggalkan rumah mereka demi mencari keselamatan di wilayah lain.

Organisasi kemanusiaan mencatat gelombang pengungsian ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah konflik regional baru-baru ini.

Banyak warga yang harus melintasi perbatasan negara tetangga karena kehilangan seluruh harta benda dan tempat tinggal mereka.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pemulihan wilayah yang terdampak akan memakan waktu sangat lama akibat kerusakan struktural yang ekstrem.

Mengenai hal ini, Kandice Ardiel menambahkan:

"Skala kehancuran benar-benar memilukan."

Taktik Perang dan Strategi Keamanan

Pengamat militer menilai pola penghancuran ini memiliki kemiripan dengan strategi yang sebelumnya diterapkan di wilayah konflik lainnya.

Tujuannya adalah untuk mengubah keseimbangan kekuatan dengan menciptakan area kosong yang sulit digunakan sebagai basis pertahanan lawan.

Rencana pembentukan zona keamanan ini diperkirakan akan mencakup sebagian signifikan dari total luas daratan Lebanon Selatan.

Menanggapi kritik internasional, IDF menekankan bahwa instruksi evakuasi dilakukan untuk melindungi nyawa warga sipil selama operasi berlangsung.

IDF kembali menegaskan posisi mereka:

"Peringatan semacam itu tidak dimaksudkan untuk mengusir warga sipil secara permanen atau mencegah kepulangan mereka yang sah."

Ketegangan di perbatasan Lebanon meningkat tajam setelah pecahnya konflik besar di kawasan tersebut sejak Oktober tahun lalu.

Aksi saling serang antara militer Israel dan kelompok bersenjata Hezbollah menyebabkan ribuan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang sangat luas.

Invasi darat yang dimulai pada pertengahan Maret semakin memperparah krisis kemanusiaan di Lebanon, di mana desa-desa perbatasan kini menjadi zona militer tertutup yang hampir tidak bisa dikenali lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran

Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:58 WIB

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:36 WIB

Terkini

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB