Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Galih Prasetyo

Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
Iran melontarkan ancaman serius terhadap jalur perdagangan global dengan menyatakan siap menutup akses pelayaran di Teluk Persia, Laut Oman, hingga Laut Merah. [farsnews]
baca 10 detik
  • Komandan Ali Abdollahi menyatakan Iran siap menutup jalur pelayaran strategis jika Amerika Serikat terus melanjutkan blokade pelabuhan.
  • Blokade AS terhadap pelabuhan Iran memicu ancaman penutupan jalur perdagangan di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah.
  • Potensi penutupan jalur perdagangan utama dunia tersebut akan mengakibatkan lonjakan biaya logistik serta krisis ekonomi global yang signifikan.

Suara.com - Iran melontarkan ancaman serius terhadap jalur perdagangan global dengan menyatakan siap menutup akses pelayaran di Teluk Persia, Laut Oman, hingga Laut Merah.

Ancaman ini muncul jika Amerika Serikat tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan dan kapal-kapal Iran.

Pernyataan keras itu disampaikan Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi.

Ali Abdollahi menegaskan bahwa kelanjutan blokade akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata yang saat ini masih berlaku.

“Jika tekanan terhadap kapal dagang dan tanker Iran berlanjut, maka kami tidak akan mengizinkan ekspor maupun impor melalui Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah,” ujarnya seperti dikutip media pemerintah Iran.

Situasi ini terjadi setelah putaran pertama negosiasi Iran dan Amerika Serikat berakhir tanpa hasil.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan blokade terhadap pelabuhan Iran yang mulai berlaku awal pekan ini.

Iran melontarkan ancaman serius terhadap jalur perdagangan global dengan menyatakan siap menutup akses pelayaran di Teluk Persia, Laut Oman, hingga Laut Merah. [Dok NASA]
Iran melontarkan ancaman serius terhadap jalur perdagangan global dengan menyatakan siap menutup akses pelayaran di Teluk Persia, Laut Oman, hingga Laut Merah. [Dok NASA]

Sejak konflik pecah pada akhir Februari, Selat Hormuz dilaporkan berada di bawah tekanan militer Iran.

Kondisi ini memicu lonjakan harga energi global dan kekhawatiran pasar internasional.

baca juga

Laporan Al Jazeera menyebut, skenario terburuk adalah jika ketegangan meluas hingga menutup Selat Bab el-Mandeb, pintu utama menuju Laut Merah.

Penutupan jalur ini berpotensi melumpuhkan perdagangan antara Asia dan Eropa.

Analis strategi kawasan, Soheib Al-Assa, memperingatkan dampak besar jika dua jalur kunci, Hormuz dan Bab el-Mandeb terganggu bersamaan.

“Ini bukan sekadar krisis regional, tetapi bisa menjadi krisis ekonomi global,” ujarnya.

Al-Assa menjelaskan, kapal-kapal dagang akan dipaksa memutar jauh melalui Tanjung Harapan di Afrika.

Dampaknya adalah lonjakan biaya logistik, keterlambatan distribusi, dan tekanan besar pada rantai pasok dunia.

Sementara itu, analis militer Elias Hanna menilai Selat Hormuz tetap menjadi titik paling vital dalam geopolitik energi global.

Namun, koordinasi antara Iran dan kelompok di Yaman membuka kemungkinan eskalasi ke Bab el-Mandeb.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:00 WIB

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:32 WIB

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:14 WIB

Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal

Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 15:02 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×