Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi

Vania Rossa

Kamis, 16 April 2026 | 17:24 WIB
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Start Up Alfreno Kautsar Ramadhan (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
  • Kemkomdigi menerbitkan PP Nomor 17 Tahun 2025 untuk melindungi anak usia 7 hingga 16 tahun dari berbagai risiko digital.
  • Kebijakan ini bertujuan mencegah dampak negatif seperti kekerasan, gangguan kesehatan mental, hingga eksploitasi di ruang siber bagi anak.
  • Pemerintah menunda akses platform berisiko tinggi demi menjaga keamanan anak sesuai arahan Presiden Prabowo dan Menkomdigi di Jakarta.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan bahwa kehadiran PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) bertujuan murni untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak Indonesia. Aturan ini bukan ditujukan untuk membatasi kreativitas atau akses teknologi, melainkan sebagai perisai dari platform berisiko tinggi.

Staf Khusus Menkomdigi Bidang Kepemudaan dan Start Up, Alfreno Kautsar Ramadhan, menjelaskan bahwa negara harus hadir untuk memastikan anak-anak tidak terpapar dampak negatif yang bisa berujung pada tindakan kriminal hingga gangguan kesehatan mental.

“Kami tidak pernah membatasi inovasi atau akses ke ruang digital. PP Tunas adalah langkah untuk menghindarkan anak-anak dari risiko digital yang nyata,” tegas Alfreno dalam diskusi di Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026), dikutip dari ANTARA.

Belajar dari Kasus Tragis Akibat Gim

Alfreno mencontohkan betapa berbahayanya pengaruh platform digital yang tidak diawasi. Salah satunya adalah insiden penikaman di Malaysia, di mana seorang anak menyerang temannya sendiri karena terpengaruh mekanisme dalam gim Roblox.

"Dalam gim tersebut, ada karakter yang disebut NPC (Non-Playable Character). Jika karakter itu tidak berguna, pemain bisa menusuknya. Anak tersebut menyangka dunia nyata sama dengan gim, sehingga ia menusuk temannya yang dianggap tidak berguna," ungkap Alfreno.

7 'Monster' Digital yang Mengintai Anak-Anak

Penerbitan PP Tunas dilandasi oleh tujuh faktor risiko besar yang mengancam anak usia 7 hingga di bawah 16 tahun di ruang siber, yaitu:

  1. Risiko Kontak (Contact Risk): Bahaya berinteraksi dengan orang asing, mulai dari perundungan siber (cyberbullying) hingga eksploitasi.
  2. Risiko Konten (Content Risk): Paparan kekerasan, kata-kata kasar, hingga materi seksual yang tidak sesuai usia.
  3. Risiko Komersial (Commercial Risk): Dorongan belanja dalam aplikasi (in-app purchase) yang tidak disadari anak.
  4. Risiko Privasi (Privacy Risk): Penyalahgunaan data pribadi anak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
  5. Risiko Perilaku (Behavioral Risk): Perubahan sifat akibat adiksi gawai yang kini rata-rata mencapai 5,4 jam per hari di Indonesia.
  6. Risiko Psikologis: Ancaman kesehatan mental dan menurunnya kemampuan berpikir kritis.
  7. Risiko Fisik (Physiological Risk): Gangguan kesehatan fisik, seperti kerusakan mata akibat paparan layar yang terlalu lama.

Perhatian Khusus Presiden dan Menkomdigi

Alfreno menambahkan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Komunikasi dan Digital untuk memberikan perhatian ekstra bagi keselamatan generasi muda di dunia maya.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan anak-anak masuk ke ruang digital dengan aman. Kami menunda akses mereka ke platform tertentu demi kebaikan mereka sendiri,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan

Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:55 WIB

Meta Batasi Usia Pengguna di Indonesia: Facebook, Instagram dan Threads Ikuti Aturan Baru PP Tunas

Meta Batasi Usia Pengguna di Indonesia: Facebook, Instagram dan Threads Ikuti Aturan Baru PP Tunas

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 09:25 WIB

Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas

Komdigi Sanksi Google Buntut YouTube Tak Patuh PP Tunas

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Terkini

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB