Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 16 April 2026 | 18:09 WIB
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
Amerika Serikat mengirim 10.000 pasukan tambahan guna memperkuat blokade maritim dan tekanan militer terhadap Iran. (AFP)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menambah 10.000 pasukan di Timur Tengah untuk memperkuat tekanan militer terhadap Iran.

  • Tiga kapal induk Amerika Serikat kini bersiaga mendukung blokade total perdagangan laut di Iran.

  • Washington membuka peluang negosiasi di Pakistan sambil tetap mempersiapkan kemungkinan operasi militer darat.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk menambah kekuatan militer secara besar-besaran di kawasan Timur Tengah pada penghujung April ini.

Langkah ini diambil Washington sebagai upaya konkret untuk mengeskalasi tekanan diplomatik dan fisik terhadap otoritas Iran.

DIkutip dari Al Jazeera, kehadiran personel tambahan ini menandai babak baru dalam strategi pengepungan ekonomi yang sedang dijalankan oleh militer Paman Sam.

Tentara Amerika Serikat saat bersiap dalam sebuah tugas. [WUNC.org]
Tentara Amerika Serikat saat bersiap dalam sebuah tugas. [WUNC.org]

Kekuatan baru ini diproyeksikan akan menutup celah-celah perdagangan internasional yang selama ini masih bisa diakses oleh pihak Iran.

Strategi pengiriman ribuan tentara ini menjadi sinyal kuat bahwa AS tidak akan melonggarkan pengawasan di wilayah perairan strategis.

Sekitar 6.000 personel militer dikabarkan sedang menuju lokasi dengan menumpang kapal induk USS George HW Bush.

Armada tempur ini bergerak bersama sejumlah kapal pengawal untuk memastikan supremasi laut Amerika di kawasan tersebut tetap terjaga.

Selain pasukan laut, terdapat 4.200 tentara tambahan dari Boxer Amphibious Ready Group yang turut dalam mobilisasi massal ini.

Unit ekspedisi marinir ke-11 ini dijadwalkan akan memperkuat posisi tempur Amerika Serikat sebelum bulan April berakhir sepenuhnya.

baca juga

Pengerahan ini menambah daftar panjang keterlibatan militer AS yang sebelumnya sudah menyiagakan 50.000 tentara sejak akhir Februari.

Implementasi Blokade Laut Secara Menyeluruh

Kehadiran USS George HW Bush akan membuat jumlah kapal induk Amerika Serikat yang bersiaga di kawasan menjadi tiga unit.

Dua kapal induk lainnya, USS Abraham Lincoln dan USS Gerald Ford, sudah lebih dulu terlibat dalam operasi aktif.

Komando Pusat AS mengklaim bahwa blokade laut yang mereka terapkan saat ini sudah berfungsi secara optimal di lapangan.

Melalui media sosial, CENTCOM menyatakan militer Amerika "telah sepenuhnya menghentikan perdagangan ekonomi yang masuk dan keluar dari Iran melalui laut."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026

Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 16:51 WIB

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:27 WIB

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Terkini

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Sumbar | Rabu, 16 September 2026 | 11:40 WIB

Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier

Kulit Bebas Breakout! 5 Low pH Cleanser Tea Tree yang Ramah Skin Barrier

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:40 WIB

Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:38 WIB

Israel Culik Jurnalis Perempuan Press TV di Dekat Betlehem

Israel Culik Jurnalis Perempuan Press TV di Dekat Betlehem

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:37 WIB

5 Rekomendasi Drakor Komedi Romantis Terbaru Paling Recommended Tahun Ini

5 Rekomendasi Drakor Komedi Romantis Terbaru Paling Recommended Tahun Ini

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 11:33 WIB

Berapa Harga Somethinc Loose Powder? Tahan Minyak Sampai 16 Jam

Berapa Harga Somethinc Loose Powder? Tahan Minyak Sampai 16 Jam

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 11:31 WIB

Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya

Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:28 WIB

Parfum Apa yang Wanginya Paling Enak? Ini 5 Rekomendasi Produknya di Minimarket

Parfum Apa yang Wanginya Paling Enak? Ini 5 Rekomendasi Produknya di Minimarket

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

Tiga Kali Jadi Tersangka KPK, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Maksimal sebagai Residivis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

×