Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 April 2026 | 14:24 WIB
Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza
Warga Gaza (istimewa)
baca 10 detik
  • Serangan Israel menewaskan empat warga Gaza termasuk seorang anak saat masa gencatan senjata.

  • Militer Israel mengklaim serangan dilakukan karena warga dianggap melanggar batas aman garis kuning.

  • Total 765 warga tewas sejak gencatan senjata Oktober 2025 akibat pelanggaran militer berulang.

Situasi di lapangan semakin mencekam karena warga merasa tidak ada tempat yang benar-benar aman dari jangkauan senjata.

Bergerak ke wilayah selatan seorang pria berusia 38 tahun bernama Mohsen al-Dabbari juga menjadi sasaran fatal.

Ia tewas seketika setelah diterjang timah panas di area Ard al-Laymoun yang terletak di selatan Khan Younis.

Ketegangan berlanjut saat tentara Israel mengarahkan tembakan ke arah tenda-tenda pengungsi di kamp Al-Maghazi wilayah tengah.

Tiga orang termasuk seorang remaja laki-laki dilaporkan terluka akibat serangan yang menyasar pemukiman darurat tersebut.

Kondisi para pengungsi yang sudah menderita semakin diperparah dengan ancaman serangan mendadak yang terus menghantui mereka.

Realita Pahit Di Balik Garis Kuning

"Garis kuning" merupakan batas penarikan mundur tentara Israel yang secara teknis membelah wilayah Gaza menjadi dua bagian.

Area di timur garis tersebut mencakup sekitar 53 persen wilayah yang berada di bawah kendali penuh militer.

Sayangnya garis demarkasi ini seringkali menjadi titik picu kematian bagi puluhan warga sipil yang dianggap melanggar batas.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat setidaknya 765 orang telah gugur akibat serangan rutin sejak gencatan senjata dimulai.

Selain jumlah korban jiwa terdapat lebih dari 2.140 warga lainnya yang menderita luka-luka akibat aksi kekerasan serupa.

Gencatan senjata yang dimulai 10 Oktober 2025 ini lahir dari puing-puing perang genosida yang berlangsung dua tahun.

Konflik besar sebelumnya telah merenggut lebih dari 72.000 nyawa warga Palestina dan melukai ratusan ribu orang lainnya.

Hampir 90 persen infrastruktur di seluruh wilayah Jalur Gaza telah hancur total akibat pemboman intensif masa lalu.

Meski kesepakatan damai telah ditandatangani intensitas serangan kecil namun mematikan tetap terjadi hampir setiap hari di sana.

Masyarakat internasional kini terus menyoroti kegagalan perlindungan warga sipil di tengah upaya pemulihan wilayah yang hancur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel

PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:02 WIB

Terkini

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:22 WIB

Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian

Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:19 WIB

Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja

Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:14 WIB

Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard

Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:07 WIB

Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB

MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani

MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB

5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026

5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:05 WIB

Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan

Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung

Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:57 WIB

Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung

Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:53 WIB

×