TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
Anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDIP, TB Hasanuddin, (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • TB Hasanuddin mengkritik minimnya kehadiran Menhan dan Menlu dalam rapat kerja DPR untuk membahas kebijakan strategis nasional.
  • Pemerintah didesak menjaga kedaulatan serta mengambil posisi netral yang menguntungkan Indonesia di tengah berbagai konflik geopolitik global.
  • DPR menuntut transparansi pemerintah mengenai pemberian akses ruang udara kepada militer Amerika Serikat demi menjaga kedaulatan negara.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI dari fraksi PDIP, TB Hasanuddin, mengungkapkan keresahannya terkait sulitnya membangun diskusi mendalam dengan pemerintah.

Ia lantas menyoroti minimnya kehadiran Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menteri Luar Negeri (Menlu) dalam rapat-rapat kerja bersama DPR RI.

TB menyebut kondisi ini membuat akses komunikasi antara legislatif dan eksekutif menjadi terhambat, terutama dalam membahas persoalan strategis bangsa.

“Jujur saja, kami di Komisi I merasa tertutup untuk diskusi; Menhan hampir tidak pernah datang, Menteri Luar Negeri juga tidak. Kalaupun Menhan datang, biasanya diwakilkan,” kata TB Hasanuddin dalam seminar peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-71 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan pentingnya kehadiran fisik para menteri untuk menguji efektivitas kebijakan yang telah diambil.

Ia menyayangkan jika kesempatan untuk beradu argumen demi kepentingan negara justru hilang karena delegasi tugas.

“Menurut saya itu kurang mantap. Saya ingin berbicara langsung, head-to-head dengan mereka untuk menguji pengalaman dan aplikasi di lapangan demi kebaikan negara. Tapi kalau kesempatannya tidak ada, ya sudah, wassalam,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti arah politik luar negeri Indonesia.

Ia berpendapat bahwa pemerintah harus mampu memposisikan diri secara cerdas di tengah konflik global tanpa harus memihak, namun tetap bisa mengambil keuntungan untuk kepentingan nasional.

baca juga

“Kita jangan berkesan pro ke salah satu negara, tetapi justru memanfaatkan situasi perselisihan mereka, baik memanfaatkan Iran maupun Amerika,” katanya.

Selain itu, ia memperingatkan bahwa akurasi data dan intelijen militer adalah kunci dalam pengambilan keputusan strategis. Kesalahan kecil dalam pengolahan informasi disebutnya dapat memicu kegagalan kebijakan di masa depan.

“Sekali kita salah langkah, salah prediksi, atau salah dalam pengolahan intelijen oleh TNI, maka langkah selanjutnya akan terus salah,” katanya.

Lebih lanjut, TB turut memberikan kritik tajam terhadap upaya penegakan keamanan melalui Board of Peace (BOP).

Komisi I DPR RI menggelar Raker bersama Menhan dan Panglima TNI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). (Suara.com/Bagaskara)
Komisi I DPR RI pada November 2025 menggelar Raker bersama Menhan dan Panglima TNI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). (Suara.com/Bagaskara)

Ia menilai adanya ketidakadilan dalam pelibatan aktor-aktor internasional, khususnya terkait konflik Timur Tengah.

“Kalau katanya ingin menegakkan keamanan tapi Palestina tidak dilibatkan dan hanya sepihak ke Israel, bagaimana bisa adil? Ini melanggar prinsip dasar Dewan Keamanan PBB,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, purnawirawan TNI ini menyoroti isu kedaulatan terkait kabar permintaan akses bebas ruang udara Indonesia oleh militer Amerika Serikat. Ia menyayangkan minimnya transparansi pemerintah kepada DPR mengenai isu-isu krusial tersebut.

“Masalahnya, sampai sekarang pemerintah belum menjelaskan secara transparan kepada DPR; kami hanya dapat informasi dari seminar atau media sosial yang bahkan bisa jadi itu hoaks,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa segala bentuk perjanjian internasional yang berkaitan dengan kedaulatan negara wajib melalui persetujuan DPR RI.

“Karena ini menyangkut kedaulatan, maka ini hak kita untuk bicara,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China

Opini | Rabu, 15 April 2026 | 12:29 WIB

Terkini

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×