Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini

Muhammad Yasir | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 09:22 WIB
Jasa Boyong Jokowi dari Solo Diungkit, PSI: Penentu Kemenangan Itu Rakyat, JK Pasti Paham Ini
Grace Natalie ditunjuk jadi Stafsus Jokowi (Instagram)
  • Jusuf Kalla mengklaim jasanya dalam mengusung Joko Widodo menjadi presiden, namun hal ini ditanggapi PSI pada Senin (20/4/2026).
  • Grace Natalie menegaskan bahwa penentu kemenangan utama dalam kontestasi politik bukanlah tokoh pengusung, melainkan dukungan suara dari masyarakat luas.
  • Meskipun mengapresiasi kontribusi Jusuf Kalla, PSI menekankan bahwa keberhasilan seorang calon presiden tetap bergantung pada kehendak pemilih dalam pemilu.

Suara.com - Manuver Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang mengungkit jasanya memboyong Joko Widodo atau Jokowi dari Solo hingga menjadi presiden, mendapat respons menohok dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menegaskan bahwa penentu utama kemenangan bukanlah "pembawa" atau "pengusung", melainkan suara rakyat.

Ia menyebut dalam setiap kontestasi politik, variabel kemenangan sangatlah kompleks. Meski peran tokoh seperti JK ada, namun tanpa restu dari masyarakat luas, jalan menuju kursi presiden dipastikan buntu.

"Siapapun yang pernah ikut kontestasi pemilihan pasti tau bahwa banyak elemen yang saling mempengaruhi. Ada elektabilitas calon atau pasangan calon, tim sukses, dukungan parpol, dan yang paling utama tentunya dukungan masyarakat," ujar Grace saat dihubungi Suara.com, Senin (20/4/2026).

Menurut Grace, siapa pun yang merasa berjasa membawa seorang calon, harus menyadari bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemilih.

"Mau siapapun yang mengusung atau mendukung atau membawa jikalau tidak didukung masyarakat, sulit sekali untuk bisa terpilih," tegas Grace.

Meski meluruskan narasi JK, Grace tetap menyampaikan apresiasinya atas kontribusi JK di masa lalu.

Ia menilai JK sebagai politikus senior yang sangat paham dengan dinamika pemilihan umum, mengingat rekam jejak JK yang berkali-kali terjun dalam kontestasi.

"Pak JK sudah beberapa kali ikut kontestasi pasti paham hal hal ini. Terima kasih untuk dukungan Pak JK. Pak JK telah turut melahirkan salah satu pemimpin nasional terbaik dalam sejarah negeri ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:41 WIB

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:15 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Terkini

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!

News | Senin, 20 April 2026 | 08:48 WIB

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?

News | Senin, 20 April 2026 | 08:17 WIB

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 20 April 2026 | 07:39 WIB

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!

News | Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak

News | Senin, 20 April 2026 | 07:31 WIB

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB