Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 10:21 WIB
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Ilustrasi penembakan
baca 10 detik
  • Pria di Louisiana menembak mati delapan anak yang mayoritas adalah darah dagingnya sendiri.

  • Tragedi ini dipicu kekerasan domestik dan menjadi penembakan massal terburuk sepanjang tahun 2024.

  • Pelaku tewas setelah dikejar polisi, sementara komunitas Shreveport kini fokus pada pemulihan trauma.

Suara.com - Tragedi berdarah yang mengguncang Shreveport, Louisiana, mencatatkan diri sebagai insiden penembakan massal paling mematikan di Amerika Serikat sepanjang tahun 2024.

Aksi brutal ini mengakibatkan delapan anak kehilangan nyawa setelah seorang pria melepaskan tembakan di tiga lokasi perumahan berbeda pada Minggu pagi.

Dikutip dari CNN, data dari kantor Koroner Caddo Parish mengonfirmasi bahwa korban terdiri dari tiga anak laki-laki dan lima anak perempuan yang masih sangat muda.

ilustrasi pistol, tembak, penembakan, senjata api yang menewaskan bule Australia di Bali. [Envato Elements]
ilustrasi pistol, tembak, penembakan, senjata api yang menewaskan bule Australia di Bali. [Envato Elements]

Rentang usia para korban yang sangat belia, yakni antara 3 hingga 11 tahun, menambah kepedihan dalam peristiwa yang terjadi di komunitas Cedar Grove tersebut.

Fakta memilukan terungkap bahwa tujuh dari delapan bocah yang tewas tersebut merupakan anak kandung dari pelaku penembakan itu sendiri.

Pihak berwenang mengidentifikasi para korban sebagai Jayla Elkins (3), Shayla Elkins (5), Kayla Pugh (6), Layla Pugh (7), Markaydon Pugh (10), Sariahh Snow (11), Khedarrion Snow (6), dan Braylon Snow (5).

Seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan berhasil selamat meski mengalami luka-luka setelah nekat melompat dari atap rumah demi menghindari peluru.

Korps Polisi Shreveport menyatakan bahwa insiden ini berawal dari konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan bersenjata yang tidak terkendali.

Dua orang wanita dewasa juga menjadi sasaran tembakan, di mana salah satunya merupakan istri pelaku sekaligus ibu dari mayoritas anak-anak tersebut.

baca juga

Perwakilan negara bagian, Tammy Phelps, menyebutkan beberapa anak sempat berusaha menyelamatkan diri melalui pintu belakang saat penembakan berlangsung secara sporadis.

Rekam Jejak Pelaku dan Pengejaran Oleh Pihak Kepolisian

Cpl. Chris Bordelon dari Kepolisian Shreveport mengidentifikasi pelaku sebagai Shamar Elkins, pria berusia 31 tahun yang memiliki sejarah pelanggaran senjata api.

“Ini adalah pemandangan yang sangat besar dengan banyak anak yang meninggal dunia,” ujar Bordelon menggambarkan situasi mengerikan di lokasi kejadian.

Elkins sebelumnya pernah terlibat kasus hukum pada tahun 2019 setelah melepaskan tembakan ke arah kendaraan di area dekat sekolah sebagai bentuk pembalasan.

Catatan militer menunjukkan pelaku sempat mengabdi di Garda Nasional Angkatan Darat Louisiana selama tujuh tahun hingga tahun 2020 tanpa riwayat penugasan luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'

Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'

News | Senin, 20 April 2026 | 10:15 WIB

Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat

Kapal Touska Disita, Iran Pastikan akan Balas Tindakan Amerika Serikat

News | Senin, 20 April 2026 | 09:40 WIB

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×