Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 20 April 2026 | 20:57 WIB
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
Masjid Walidah Dahlan Unisa (Suara.com/Chyntia Sami)
baca 10 detik
  • Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta menerapkan proyek Fikih Hijau sebagai mata kuliah wajib untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui aksi nyata.
  • Mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan seperti membersihkan sungai dan mengolah sampah organik sebagai bentuk implementasi nilai tanggung jawab iman.
  • Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menjadikan Fikih Hijau sebagai model pembelajaran resmi di seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Indonesia.

Suara.com - Proyek Fikih Hijau bukan sekadar mata kuliah, tetapi cara baru melihat lingkungan sebagai tanggung jawab iman. Program ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam membangun kesadaran dan aksi nyata menghadapi krisis lingkungan.

Lumpur hitam menempel di ujung sarung tangan yang dikenakan Romy Zachary. Bau tak sedap sesekali tercium, bercampur dengan suara gemericik air yang tersendat oleh sampah. Di sanalah Romy membungkuk lalu meraih sampah plastik kotor yang terendam di sungai dekat Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa), kampus tempatnya menimba ilmu.

Saat berbincang dengan Suara.com, Senin (6/4/2026), Romy kembali mengenang saat ia melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama sembilan mahasiswa lainnya di program studi Arsitektur.

Mereka menghabiskan waktu berjam-jam menyusuri sungai itu. Satu per satu sampah yang tersangkut di antara ranting pohon dan bebatuan dimasukkan ke dalam karung. Beragam sampah ditemukan mulai dari plastik bekas, ranting pohon, hingga sampah rumah tangga yang tersangkut di aliran sungai diangkat perlahan.

Sungai yang tersumbat bukan sekadar persoalan estetika, melainkan menjadi awal dari bencana. Aliran air yang terhambat berpotensi memicu banjir, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Risiko itu nyata, dan sering kali baru disadari ketika air sudah meluap ke permukiman.

Aksi membersihkan sungai ini bukan sekadar kegiatan sukarela biasa. Ini merupakan proyek Fikih Hijau, bagian dari mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di unisa. Mata kuliah ini tidak berhenti pada teori saja, namun menuntut mahasiswa untuk turun langsung memahami lingkungan dan meresponsnya dengan tindakan nyata.

Proyek Fikih Hijau Romy dan teman-temannya tidak berhenti di sungai. Mereka melanjutkan aksi sosial dengan membersihkan Masjid Al Awwab yang berada tak jauh dari lokasi. Debu di lantai disapu, sarang laba-laba disingkirkan, area tempat wudhu dan kamar mandi dibersihkan. Ada benang merah yang ingin ditanamkan bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari iman sekaligus tanggung jawab sosial.

Pengalaman langsung terjun ke lapangan mengimplementasikan teori AIK yang didapatnya di semester 4 meninggalkan kesan mendalam bagi Romy.

"Dari proyek Fikih Hijau ini, mata saya merasa lebih terbuka tentang lingkungan. Ternyata kalau tidak dijaga dan dirawat bisa rusak," ujarnya.

Sementara itu, Arichka Tri Wahyuningsih, mahasiswi program studi Fisioterapi yang baru memasuki semester empat, mengaku tak sabar ingin segera menjalankan proyek Fikih Hijau. Meski baru sekali mengikuti pengantar mata kuliah AIK, ia sudah lebih dulu bergerak. Bersama 15 orang temannya, Arichka mulai menyusun konsep sekaligus membentuk tim.

Proyek yang mereka rancang berfokus pada edukasi pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui metode losida (lodong sisa dapur). Lewat cara ini, limbah dapur tidak langsung dibuang, melainkan dimanfaatkan kembali.

Sampah organik nantinya dimasukkan ke dalam pipa paralon atau bambu yang telah dilubangi, lalu ditanam di tanah atau pot.

“Nanti sampahnya didiamkan beberapa bulan sampai membusuk dan berubah menjadi pupuk kompos,” ujar Arichka.

Ia menilai isu ini mendesak, terutama melihat kondisi pengelolaan sampah di Yogyakarta yang semakin kompleks sejak penutupan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Karena itu, ia dan tim berencana menyasar masyarakat sekitar, khususnya ibu rumah tangga, untuk mengenalkan cara sederhana mengolah sampah dapur secara mandiri.

Saat ini, gagasan tersebut masih terus dimatangkan. Arichka tengah mencari lokasi yang akan dijadikan wilayah binaan sekaligus tempat uji coba program mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah

FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:59 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Tata Cara Sholat Idul Adha 2026 menurut NU dan Muhammadiyah

Tata Cara Sholat Idul Adha 2026 menurut NU dan Muhammadiyah

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:15 WIB

SRAWUNG CAMP 2026: Menumbuhkan Kebersamaan dan Potensi Generasi Muda

SRAWUNG CAMP 2026: Menumbuhkan Kebersamaan dan Potensi Generasi Muda

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 11:01 WIB

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

Idul Adha 2026 Muhammadiyah dan NU Tanggal Berapa?

Idul Adha 2026 Muhammadiyah dan NU Tanggal Berapa?

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:10 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

Terkini

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai

Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:56 WIB

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:55 WIB

Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan

Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan

Jogja | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia

Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:49 WIB

×