Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB
Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR
Konflik Iran memicu lonjakan biaya hidup di Inggris melalui kenaikan harga BBM, energi, dan hipotek. (Ilustrasi Gemini AI)
baca 10 detik
  • Konflik Iran menyebabkan kenaikan biaya hidup rumah tangga Inggris hingga ratusan poundsterling tahun ini.

  • Harga bensin dan diesel melonjak akibat fluktuasi harga minyak mentah di pasar internasional.

  • Suku bunga hipotek meningkat tajam, menghambat impian warga Inggris memiliki hunian dengan biaya rendah.

Suara.com - Konflik bersenjata yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah memberikan pukulan telak bagi stabilitas finansial rumah tangga di Inggris.

Krisis ini menyebabkan pengeluaran rata-rata keluarga usia kerja membengkak hingga ratusan poundsterling sepanjang tahun ini.

Dikutip dari BBC, laju inflasi yang semula diprediksi melandai kini justru berbalik arah akibat ketidakpastian distribusi komoditas global.

Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]

Sektor transportasi dan perumahan menjadi garda terdepan yang paling terdampak oleh fluktuasi pasar internasional ini.

Para ahli memperingatkan bahwa tanpa gencatan senjata permanen, daya beli masyarakat akan terus tergerus secara signifikan.

Kenaikan harga minyak mentah dunia secara otomatis mengerek biaya pengisian tangki kendaraan bagi jutaan pengemudi.

Setiap kenaikan harga grosir minyak sebesar 10 dolar AS berdampak pada tambahan biaya sekitar 7 pence per liter.

Meskipun sempat terjadi tren penurunan sejak pertengahan April, biaya pengisian bensin rata-rata tetap naik belasan poundsterling.

Kondisi ini diperparah oleh gangguan logistik di Timur Tengah yang menghambat kelancaran distribusi energi ke pasar Eropa.

baca juga

Sektor ritel kini berada di bawah pengawasan ketat regulator untuk memastikan tidak adanya praktik manipulasi harga selama krisis.

Beban Suku Bunga dan Ketidakpastian Sektor Properti

Harapan masyarakat akan penurunan suku bunga pinjaman perumahan atau hipotek kini sirna seiring meningkatnya risiko perang.

Perbankan merespons situasi dengan menaikkan bunga KPR sebagai bentuk antisipasi terhadap biaya pendanaan yang lebih mahal.

"Energi tetap berada jauh di atas level sebelum perang, yang berarti banyak rumah tangga menghadapi penurunan daya beli tahun ini," ujar James Smith, kepala ekonom di lembaga pemikir Resolution Foundation.

Hilangnya ribuan produk hipotek dari pasar mempersempit pilihan konsumen yang ingin mengamankan aset properti mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:05 WIB

Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM

Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 19:35 WIB

Harga BBM Naik! Bahlil Sentil Orang Kaya: Jangan Pakai Pertalite, Apa Enggak Malu?

Harga BBM Naik! Bahlil Sentil Orang Kaya: Jangan Pakai Pertalite, Apa Enggak Malu?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×