Bendera Israel Berkibar di Masjid Al-Aqsa

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 April 2026 | 10:12 WIB
Bendera Israel Berkibar di Masjid Al-Aqsa
Masjid Al-Aqsa (Unplash)
baca 10 detik
  • Pengibaran bendera Israel di Masjid Al-Aqsa memicu kemarahan diplomatik dan kecaman hukum internasional.

  • Qatar dan Pakistan menuntut perlindungan situs suci dari aksi provokatif pemukim bersenjata.

  • Pelanggaran status quo di Yerusalem meningkatkan risiko eskalasi konflik di wilayah Palestina.

Suara.com - Aksi pengibaran bendera Israel oleh kelompok pemukim di kompleks Masjid Al-Aqsa memicu krisis diplomasi dan ancaman terhadap stabilitas hukum internasional di Yerusalem.

Langkah provokatif ini dinilai melampaui batas karena menyentuh sensitivitas identitas situs suci ketiga umat Islam saat ketegangan regional sedang memuncak.

Dunia internasional kini menyoroti pembiaran aparat keamanan yang justru mengawal tindakan ilegal tersebut di area yang seharusnya dilindungi status quo.

Insiden ini terjadi tepat saat peringatan hari besar yang sensitif bagi kedua belah pihak di wilayah pendudukan.

Banyak pihak mengkhawatirkan eskalasi kekerasan akan meluas jika perlindungan terhadap situs suci terus diabaikan secara sistematis.

"Tindakan tercela ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta terhadap kesucian dan kekebalan tempat suci tersebut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataannya dikutip dari Anadolu.

Para pemukim memasuki area melalui Gerbang Mughrabi dengan pengawalan ketat kepolisian bersenjata lengkap.

Rekaman yang tersebar menunjukkan adanya aktivitas ritual keagamaan yang dilarang keras berdasarkan perjanjian sejarah di lokasi tersebut.

Sujud kolektif yang dilakukan di area timur kompleks menjadi bukti nyata adanya upaya pengubahan tatanan ibadah secara paksa.

baca juga

Pakistan secara tegas menuntut penghentian impunitas bagi para pemukim yang beroperasi di bawah perlindungan aparat keamanan.

Reaksi Diplomasi dan Penolakan Status Identitas

Pemerintah Qatar turut menyuarakan protes keras atas aksi pengibaran simbol negara di halaman situs yang berstatus netral secara agama.

Doha menegaskan kembali "penolakan tegas" terhadap setiap upaya untuk mengubah identitas atau status masjid suci tersebut.

Komunitas global didesak untuk memikul tanggung jawab moral dalam menjaga integritas Yerusalem dari klaim sepihak.

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya sistematis untuk menghapus sejarah dan kedaulatan situs muslim di tanah Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa

Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa

News | Senin, 13 April 2026 | 10:18 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×