Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

Arif Budi

Kamis, 23 April 2026 | 10:40 WIB
Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara
Gambar menunjukkan asap tebal dari pabrik atau kendaraan yang mencemari udara, melambangkan dampak emisi gas rumah kaca terhadap lingkungan dan kesehatan manusia (unsplash.com/@niki_likomanov)
baca 10 detik
  • Pemerintah Kota Hanoi menerapkan uji coba kawasan rendah emisi di Distrik Hoan Kiem mulai 1 Juli hingga 31 Desember.
  • Kebijakan ini membatasi operasional sepeda motor bensin, truk logistik, serta angkutan penumpang tertentu di sebelas ruas jalan utama.
  • Langkah strategis ini bertujuan memperbaiki kualitas udara perkotaan dengan rencana perluasan area implementasi secara bertahap hingga tahun 2029.

Suara.com - Pemerintah Kota Hanoi mulai mengambil langkah tegas dalam menekan polusi udara dengan merancang uji coba kawasan rendah emisi di pusat kota.

Kebijakan ini akan diterapkan di Distrik Hoan Kiem, salah satu kawasan tersibuk dan paling padat di ibu kota Vietnam.

Melansir dari laporan VN Express, dalam tahap awal yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juli hingga 31 Desember, sebanyak 11 ruas jalan utama akan masuk dalam zona pembatasan emisi.

Area tersebut mencakup jalan-jalan ikonik seperti Trang Tien, Hang Dao, hingga Ly Thai To, dengan total luas sekitar 0,5 km persegi dan dihuni sekitar 20.000 penduduk.

Salah satu poin paling mencolok dari kebijakan ini adalah pelarangan operasional sepeda motor berbahan bakar bensin, khususnya yang digunakan untuk layanan transportasi berbasis aplikasi.

Sementara itu, motor bensin pribadi masih diizinkan melintas, namun dengan pembatasan waktu ketat yakni pada Jumat malam serta sepanjang akhir pekan.

Tak hanya kendaraan roda dua, aturan juga menyasar kendaraan logistik dan angkutan penumpang.

Vietnam uji coba larangan motor bensin di pusat kota Hanoi. (VN Express)
Vietnam uji coba larangan motor bensin di pusat kota Hanoi. (VN Express)

Truk ringan hanya diperbolehkan beroperasi di luar jam sibuk, sedangkan truk dengan kapasitas lebih besar dibatasi ketat bahkan hingga dilarang masuk.

Kendaraan besar seperti bus non umum dan mobil berkapasitas di atas 16 penumpang juga diwajibkan memenuhi standar emisi tertentu dan tidak boleh melintas pada jam padat.

baca juga

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Hanoi dalam memperbaiki kualitas udara yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, terutama di kawasan pusat kota.

Data pemerintah menunjukkan bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang utama polusi, disusul aktivitas konstruksi dan debu jalan.

Jika uji coba ini dinilai berhasil, pemerintah Hanoi berencana memperluas cakupan kawasan rendah emisi ke wilayah yang lebih luas pada 2027, sebelum akhirnya diterapkan di seluruh area Ring Road 1 pada 2028–2029.

Wilayah tersebut mencakup area seluas lebih dari 26 km persegi dengan populasi ratusan ribu jiwa.

Kebijakan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa kota-kota besar di Asia Tenggara mulai bergerak lebih agresif dalam mengatasi krisis kualitas udara.

Dengan jumlah sepeda motor mencapai 6,9 juta unit di Hanoidan sekitar 450.000 berada di pusat kota, tantangan implementasi tentu tidak kecil.

Namun, langkah ini dinilai sebagai fondasi penting untuk mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan, memperkuat sistem angkutan publik, serta mengurangi ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil di kawasan urban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nostalgia 5 Motor Lawas yang Keren di Eranya: Pusing Rawatnya, Susah Jualnya

Nostalgia 5 Motor Lawas yang Keren di Eranya: Pusing Rawatnya, Susah Jualnya

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 10:05 WIB

5 Motor Matic Anti Ngebut Cocok untuk Hadiah Anak yang Keterima PTN

5 Motor Matic Anti Ngebut Cocok untuk Hadiah Anak yang Keterima PTN

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 20:29 WIB

Partner Survival di Jaman Susah: 5 Motor Bermesin Tangguh tapi Ongkos Perawatan Murah

Partner Survival di Jaman Susah: 5 Motor Bermesin Tangguh tapi Ongkos Perawatan Murah

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 19:00 WIB

Doraemon Rilis Episode Spesial Berlatar Vietnam, Tayang 23 Mei

Doraemon Rilis Episode Spesial Berlatar Vietnam, Tayang 23 Mei

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Mulai dari Rp16 Jutaan! Ini Rekomendasi Motor Listrik Volta Terbaik untuk Mobilitas Harian

Mulai dari Rp16 Jutaan! Ini Rekomendasi Motor Listrik Volta Terbaik untuk Mobilitas Harian

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 18:25 WIB

Terkini

Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Lawan Tren "Dongle Fatigue": Tecno Meluncurkan Megabook K14S dengan 9 Port Lengkap dan Bodi Tipis

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:12 WIB

Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru

Review Drama Shine on Me, Perjalanan Move On sampai Menemukan Cinta Baru

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:05 WIB

4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan

4 Body Lotion dengan Shea Butter untuk Kulit Kering saat Cuaca Berangin, Mulai Rp24 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:04 WIB

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

Jadi Deputi Pengawasan BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:02 WIB

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:57 WIB

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

OJK Integrasikan APPK dan IASC untuk Lindungi Nelayan dari Teror Pinjol Ilegal

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:48 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede

5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:41 WIB

×