Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB
Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Timnas Italia (Tangkapan X)
  • Italia menolak tawaran politik utusan Donald Trump untuk menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026.

  • Pejabat olahraga Italia menegaskan bahwa tiket Piala Dunia harus diraih melalui prestasi di lapangan.

  • FIFA menjamin kehadiran Iran dan meminta agar urusan politik tidak mencampuri kompetisi sepak bola.

Suara.com - Prinsip sportivitas sepak bola kini tengah diuji oleh manuver politik yang mencoba memasukkan Italia ke Piala Dunia 2026.

Pemerintah Italia secara terbuka menolak gagasan untuk mengambil alih slot milik Iran yang telah lolos kualifikasi.

Dikutip dari Al Jazeera, isu ini mencuat seiring keraguan partisipasi Iran akibat konflik bersenjata dengan Amerika Serikat yang dimulai Februari lalu.

Timnas Italia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@azzurri)
Timnas Italia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@azzurri)

Meski jadwal pertandingan Iran berlokasi di wilayah Amerika Serikat, Italia memilih menjaga martabat olahraga mereka.

Sikap tegas ini menjadi jawaban atas spekulasi liar yang berkembang di tengah ketegangan geopolitik global saat ini.

Usulan kontroversial tersebut awalnya dilempar oleh Paolo Zampolli yang merupakan utusan hubungan global untuk Donald Trump.

Para pemain Timnas Italia merayakan gol Moise Kean ke gawang Jerman dalam laga leg kedua perempatfinal UEFA Nations League di Signal Iduna Park, Dortmund, Senin (24/3/2025) dini hari WIB. [FIGC]
Para pemain Timnas Italia merayakan gol Moise Kean ke gawang Jerman dalam laga leg kedua perempatfinal UEFA Nations League di Signal Iduna Park, Dortmund, Senin (24/3/2025) dini hari WIB. [FIGC]

Zampolli mencoba melobi FIFA agar memberikan jatah Iran kepada Gli Azzurri demi memperbaiki hubungan bilateral.

Namun, Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi segera memberikan respons yang sangat menohok terhadap ide tersebut.

“Itu tidak tepat... Anda lolos di lapangan,” tegas Abodi menanggapi wacana keikutsertaan tanpa kualifikasi itu.

Menteri Ekonomi Giancarlo Giorgetti bahkan tidak ragu melabeli konsep undangan tersebut sebagai hal yang memalukan.

Komitmen Iran dan Ketegasan FIFA

Di sisi lain, juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani memastikan persiapan tim nasional mereka berjalan lancar.

“Semua pengaturan yang diperlukan untuk partisipasi efektif tim dalam turnamen telah dipastikan oleh Kementerian Olahraga dan Pemuda,” ujar Mohajerani.

Presiden FIFA Gianni Infantino juga telah memberikan jaminan bahwa Iran tidak akan dicoret dari kompetisi.

“Tim Iran pasti datang,” kata Infantino yang menekankan bahwa olahraga harus tetap berdiri di luar politik.

“Mereka sangat ingin bermain, dan mereka harus bermain. Olahraga harus berada di luar politik,” tambahnya lagi.

Ketua Komite Olimpiade Italia Luciano Buonfiglio merasa tersinggung dengan adanya tawaran jalur belakang seperti ini.

“Pertama-tama, saya tidak merasa itu mungkin,” tutur Buonfiglio menyatakan keraguannya atas aspek legalitas ide tersebut.

“Kedua, saya akan merasa tersinggung. Untuk bisa tampil di Piala Dunia, Anda harus layak mendapatkannya,” lanjutnya.

Pelatih kawakan Gianni De Biasi menilai Italia tidak membutuhkan bantuan politik pihak asing untuk urusan prestasi.

“Lagipula, saya yakin Italia tidak butuh dukungan Trump dalam isu seperti ini. Saya pikir kami bisa menanganinya sendiri,” ungkap De Biasi.

Iran sendiri telah mengamankan tiket Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun melalui jalur kualifikasi resmi.

Ketegangan muncul saat Iran meminta FIFA memindahkan laga dari Amerika Serikat ke Meksiko namun permintaan itu ditolak.

Berdasarkan Pasal Enam regulasi Piala Dunia, FIFA memang memiliki wewenang penuh dalam menentukan tim pengganti jika ada pengunduran diri.

Meski demikian, jika Iran absen, maka tim dari zona Asia (AFC) yang secara logis seharusnya mendapatkan prioritas utama.

Sejarah mencatat Italia telah gagal menembus putaran final Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir secara berturut-turut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran

Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran

Foto | Kamis, 23 April 2026 | 21:35 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB