China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya

Irwan Febri

Jum'at, 24 April 2026 | 13:12 WIB
China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya
Menteri Luar Negeri China Wang Yi, 2016. (ANTARA/Reuters)
  • Menteri Luar Negeri China Wang Yi mendesak pemerintah Kamboja memberantas pusat penipuan daring di Phnom Penh, Rabu lalu.
  • Pemerintah Kamboja berkomitmen menindak tegas praktik ilegal tersebut guna memperbaiki citra negara dan memulihkan perekonomian nasional yang terdampak.
  • Selain membahas keamanan, China berkomitmen mempererat kerja sama strategis dengan Kamboja dalam sektor perdagangan, pertahanan, hingga stabilitas regional.

Suara.com - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyerukan pemberantasan total pusat penipuan (scam centre) di Kamboja saat bertemu Perdana Menteri Hun Manet di Phnom Penh, Rabu, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

Kamboja diketahui menjadi lokasi puluhan pusat penipuan yang melibatkan puluhan ribu orang dalam praktik penipuan daring.

Sebagian dari mereka terlibat secara sukarela, sementara lainnya diduga menjadi korban perdagangan manusia dalam industri ilegal bernilai miliaran dolar, menurut pemantau hak asasi manusia.

Di bawah tekanan sejumlah negara, termasuk China, pemerintah Kamboja mengklaim tengah meningkatkan upaya penindakan terhadap praktik tersebut.

"Perjudian lintas batas dan penipuan membahayakan kehidupan serta harta benda masyarakat dan harus ditindak tegas serta diberantas sepenuhnya," kata Wang Yi dilansir dari New Straits Times.

China dan Kamboja sendiri memiliki hubungan erat di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, diplomasi, hingga militer.

Dalam pertemuan tersebut, Wang juga didampingi Menteri Pertahanan China, Dong Jun, dan menegaskan hubungan kedua negara sebagai “ikatan yang tidak terpisahkan”.

Hun Manet sebelumnya, pada Februari, menyatakan bahwa keberadaan pusat penipuan telah merusak perekonomian negaranya sekaligus mencoreng citra Kamboja. Ia pun berjanji untuk “membersihkan” praktik tersebut.

Pada Rabu, Hun Manet menuliskan di media sosial bahwa pertemuannya dengan Wang Yi dan Dong Jun turut membahas peningkatan kerja sama di bidang politik, perdagangan dan investasi, pertahanan dan keamanan, energi bersih, pembangunan infrastruktur transportasi, serta pertanian.

Selain itu, Wang Yi dan Dong Jun juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn, serta Menteri Pertahanan Tea Seiha.

Dalam kesempatan tersebut, Wang juga menyatakan dukungan terhadap upaya normalisasi hubungan antara Kamboja dan Thailand pasca bentrokan mematikan di perbatasan kedua negara tahun lalu.

"China bersedia terus membangun lebih banyak platform untuk melanjutkan kembali pertukaran dan dialog langsung antara Kamboja dan Thailand," ujar Wang.

Meski kesepakatan gencatan senjata telah dicapai pada Desember, situasi di kawasan masih dinilai rapuh. Kamboja dan Thailand saling menuding pihak lain tidak sepenuhnya mematuhi kesepakatan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Upcoming Drama China Yang Akan Tayang Juni 2026, Ada Overdo!

3 Upcoming Drama China Yang Akan Tayang Juni 2026, Ada Overdo!

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 18:32 WIB

China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump

China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:57 WIB

Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal

Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 10:47 WIB

Julukan Scambodia Picu Amarah Phnom Penh, Pemerintah Kamboja Serang Media AS

Julukan Scambodia Picu Amarah Phnom Penh, Pemerintah Kamboja Serang Media AS

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:56 WIB

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

Jadi Penasihat Prabowo, Said Iqbal Bicara Buruh Tetap Demo atau Tidak?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:31 WIB

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

Masih Bingung? Ini Perbedaan Perpres PARD dan PP Tunas dalam Perlindungan Anak di Ranah Digital

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:29 WIB

Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit

Satgas Pangan Polri Cium Aroma Kartel di Balik Amblesnya Harga TBS Sawit

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:28 WIB

Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing

Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Langsung Suarakan Hapus Outsourcing

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:19 WIB

Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun

Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:13 WIB

Jadi Penasihat Khusus Presiden, Akankah Said Iqbal Tetap Kritis Bela Buruh?

Jadi Penasihat Khusus Presiden, Akankah Said Iqbal Tetap Kritis Bela Buruh?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:09 WIB

Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat: Biar Aspirasi Buruh Gak Macet

Alasan Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasihat: Biar Aspirasi Buruh Gak Macet

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:04 WIB

Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!

Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 17:47 WIB

KPK Bongkar Asal-usul Aset Kripto di Kasus Silmy Karim

KPK Bongkar Asal-usul Aset Kripto di Kasus Silmy Karim

News | Senin, 08 Juni 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-17 Kebakaran Misterius Sleman: Api Muncul 113 Kali, Dua Rumah Tetangga Ikut Terbakar

Hari ke-17 Kebakaran Misterius Sleman: Api Muncul 113 Kali, Dua Rumah Tetangga Ikut Terbakar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 17:25 WIB