Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
Pasukan perdamaian Italia mengganti patung Yesus yang dihancurkan tentara Israel di desa Debel, Lebanon selatan. (ist)
  • Pasukan Italia mengganti patung Yesus yang dirusak tentara Israel di desa Debel, Lebanon.

  • Aksi penggantian patung bertujuan memulihkan harapan warga Kristen di tengah isolasi perang.

  • Gereja lokal memilih memaafkan pelaku perusakan demi terciptanya dialog perdamaian dan keamanan.

Pihak gereja setempat memutuskan untuk menerima permohonan maaf dari pihak luar demi keselamatan dan ketenangan jemaat.

Pastor Paroki Katolik di Debel, Pastor Fadi Felefli, menegaskan bahwa bantuan tersebut memberikan napas baru bagi warga yang trauma.

Felefli menyampaikan, “Kami menerima permintaan maaf (Israel) karena kami berharap hal ini membuat segalanya lebih mudah bagi kami, sehingga kami tidak merasa begitu sesak.”

Meskipun luka akibat perusakan masih membekas, prinsip spiritualitas kristiani tetap dikedepankan oleh para pemimpin agama di sana.

Terkait pelaku perusakan, Felefli mengatakan akan terus menyebarkan pesan pengampunan Kristiani kepada seluruh pihak yang terlibat.

Pastor Felefli mengungkapkan, “Kami adalah putra-putra perdamaian dan putra-putra pengampunan; seperti yang Yesus katakan saat Dia disalibkan, ‘Tuhan ampuni mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.’”

Patung pengganti tersebut kini ditempatkan di taman pinggiran desa untuk menggantikan posisi patung asli yang telah hancur.

Sementara itu, sebuah salib lain yang diberikan sebagai bentuk kompensasi kini disimpan di dalam gereja paroki setempat.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa di tengah kehancuran perang, nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap keyakinan tetap harus dijaga.

Masyarakat internasional kini terus memantau perkembangan di wilayah pendudukan guna memastikan perlindungan terhadap situs-situs suci keagamaan.

Ketegangan di Desa Debel bermula saat sebuah video memperlihatkan tentara Israel menghancurkan patung Yesus menggunakan alat berat.

Aksi vandalisme ini memicu kecaman global, memaksa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan permintaan maaf resmi dan menahan prajurit yang terlibat.

Desa Debel saat ini merupakan salah satu dari puluhan pemukiman di Lebanon selatan yang berada di bawah kendali operasional militer Israel dalam konflik melawan kelompok Hezbollah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:09 WIB

Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS

Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB