Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 April 2026 | 16:30 WIB
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
Warga Palestina menunggu pasokan makanan bantuan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 14 Februari 2024. [Dok.Antara]
  • Sebanyak 266 juta orang di 47 negara mengalami kelaparan akut sepanjang tahun 2025.

  • Gaza dan Sudan mencatatkan status kelaparan tertinggi yang pernah dilaporkan secara bersamaan.

  • Konflik bersenjata menjadi penyebab utama krisis pangan yang menghantam 147 juta penduduk dunia.

Suara.com - Laporan Global Report on Food Crises (GRFC) 2026 mengungkap lonjakan drastis angka kelaparan akut yang kini menjerat sekitar 266 juta jiwa di berbagai negara.

Kondisi memprihatinkan ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam meredam dampak konflik bersenjata dan guncangan iklim ekstrem sepanjang tahun lalu.

Dikutip dari Al Jazeera, fenomena ini menandai sejarah kelam karena untuk pertama kalinya status kelaparan ekstrem atau famine dikonfirmasi secara bersamaan di wilayah Gaza dan Sudan.

Anak-anak Palestina antre saat menerima bantuan makanan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Sabtu (15/6/2024). [Dok.Antara]
Anak-anak Palestina antre saat menerima bantuan makanan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Sabtu (15/6/2024). [Dok.Antara]

Penyebaran krisis pangan kini mencapai level yang jauh lebih berbahaya dibandingkan satu dekade lalu dengan tren peningkatan populasi terdampak yang konsisten.

Meskipun cakupan wilayah pemantauan menyusut, intensitas kebutuhan bantuan kemanusiaan di titik-titik krisis justru mengalami penebalan yang signifikan.

Data terbaru menunjukkan sebanyak 1,4 juta jiwa saat ini terperangkap dalam kondisi katastrofe yang merupakan level tertinggi kerawanan pangan.

Seorang anak pengungsi yang menderita malnutrisi mendapatkan perawatan di dalam bangsal anak di Rumah Sakit Banadir, Mogadishu, ibukota Somalia, Kamis (25/8). [Dok.Antara]
Seorang anak pengungsi yang menderita malnutrisi mendapatkan perawatan di dalam bangsal anak di Rumah Sakit Banadir, Mogadishu, ibukota Somalia, Kamis (25/8). [Dok.Antara]

Gaza menjadi wilayah dengan situasi paling tragis di mana sekitar 32 persen populasinya atau 640.700 orang berada di ambang kematian akibat lapar.

Sudan mengekor di posisi kedua dengan jumlah warga terdampak mencapai 637.200 jiwa seiring eskalasi kekerasan yang memutus akses logistik pangan.

Negara lain seperti Sudan Selatan, Yaman, Haiti, hingga Mali juga mencatatkan ribuan warga yang hidup dalam kondisi kekurangan gizi yang mematikan.

Kematian akibat kelaparan kini menjadi ancaman nyata dengan rata-rata dua jiwa melayang per 10.000 penduduk setiap harinya di zona merah.

Dominasi Konflik Sebagai Pemicu Utama Kelaparan

Kekerasan dan peperangan tetap menjadi faktor tunggal terbesar yang memicu kerawanan pangan akut bagi hampir 150 juta penduduk dunia.

Selain faktor senjata, anomali cuaca yang ekstrem merusak tatanan produksi pangan di 16 negara dan menyengsarakan puluhan juta warga lainnya.

Guncangan ekonomi global turut memperparah keadaan dengan membatasi daya beli masyarakat di wilayah-wilayah yang sudah rentan secara finansial.

Ironisnya di tengah kebutuhan yang melonjak, pendanaan untuk bantuan kemanusiaan internasional justru merosot ke level terendah sejak tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan

Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan

News | Senin, 13 April 2026 | 10:32 WIB

Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:26 WIB

Hampir Sebulan Pasca Banjir Bandang, Aceh Tamiang Masih Berkubang Lumpur dan Menahan Lapar

Hampir Sebulan Pasca Banjir Bandang, Aceh Tamiang Masih Berkubang Lumpur dan Menahan Lapar

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 20:08 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB