- Smile Train Indonesia dan RS Hermina Galaxy menggandeng Miss Cosmo 2025 untuk memperluas akses layanan operasi sumbing bagi anak.
- Sejak 2014, kemitraan strategis tersebut telah memberikan tindakan operasi gratis kepada hampir 700 pasien di RS Hermina Galaxy.
- Smile Train Indonesia telah melaksanakan lebih dari 100.000 operasi melalui pendekatan komprehensif bagi anak-anak di seluruh wilayah Indonesia.
Suara.com - Upaya menghadirkan akses layanan kesehatan yang inklusif kembali diperkuat lewat kolaborasi lintas negara. Smile Train Indonesia bersama RS Hermina Galaxy Bekasi menggandeng Miss Cosmo 2025, Yolina Lindquist, dalam misi kemanusiaan untuk memperluas jangkauan perawatan celah bibir dan langit-langit (sumbing) bagi anak-anak Indonesia.
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penguatan jembatan antara advokasi global dan layanan klinis lokal. Bersama Runner-Up Miss Cosmo 2025, Chelsea Fernandez, Yolina hadir langsung menyaksikan bagaimana layanan kesehatan dapat mengubah kualitas hidup anak-anak dengan kondisi sumbing.
Lebih dari dua dekade berkiprah, Smile Train Indonesia telah mencatatkan lebih dari 100.000 operasi sumbing gratis di seluruh Indonesia. Pencapaian ini ditopang oleh model berkelanjutan yang memberdayakan tenaga medis lokal untuk memberikan perawatan berstandar internasional di komunitasnya masing-masing.
Kemitraan dengan RS Hermina Galaxy yang terjalin sejak 2014 menjadi salah satu pilar penting. Hingga kini, hampir 700 pasien telah menerima tindakan operasi secara gratis di fasilitas tersebut.
Pendekatan yang diusung tidak berhenti pada tindakan bedah semata. Smile Train menerapkan konsep Comprehensive Cleft Care (CCC), yaitu perawatan menyeluruh yang mencakup dukungan nutrisi sebelum operasi, prosedur bedah, hingga layanan lanjutan seperti terapi wicara dan perawatan ortodonti.
Country Manager dan Program Director Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil dari kolaborasi panjang berbagai pihak.
“Pencapaian lebih dari 100.000 operasi ini adalah perayaan atas ketangguhan pasien dan dedikasi mitra kami. Kehadiran Miss Cosmo 2025 membantu memperkuat suara kami agar semakin banyak keluarga mengetahui bahwa perawatan sumbing dapat diakses,” ujarnya.
Dari sisi medis, RS Hermina Galaxy menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan berkualitas tinggi. Direktur RS Hermina Galaxy, dr. Hardimas, M.Kes, CRP, menyebut operasi sumbing sebagai tindakan yang berdampak besar bagi kehidupan pasien.
“Ini bukan hanya soal penampilan, tetapi juga kemampuan dasar seperti makan, bernapas, dan berbicara. Kami memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang aman dan optimal,” jelasnya.
Hal senada disampaikan dr. Maryam, SpBP-RE, yang menekankan bahwa penanganan sumbing melibatkan berbagai disiplin ilmu, mulai dari dokter anak hingga spesialis gizi dan gigi.
Di sisi lain, Yolina Lindquist melihat langsung dampak nyata dari kolaborasi ini. Baginya, peran figur global bukan hanya tentang representasi, tetapi juga memperluas dampak.
“Melihat langsung proses pemulihan di sini mengingatkan saya bahwa kekuatan platform global adalah untuk mendukung para pahlawan lokal. Apa yang dilakukan di sini benar-benar mengubah hidup,” ungkapnya.
Smile Train dan RS Hermina Galaxy juga mengimbau orang tua untuk tidak menunda penanganan. Secara umum, operasi celah bibir dapat dilakukan saat anak berusia minimal 3 bulan dengan berat 5 kg, sementara celah langit-langit pada usia minimal 12 bulan dengan berat 10 kg.
Akses layanan pun dibuka luas melalui berbagai kanal, termasuk media sosial Smile Train Indonesia dan pusat layanan Hermina. Harapannya, semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dengan lebih sehat—dan tersenyum tanpa batas.