Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan

Muhammad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 27 April 2026 | 17:20 WIB
Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan
Daycare Little Aresha masih dipasang garis polisi, Senin (27/4/2026). [Dok Suara.com/Putu]
baca 10 detik
  • Polresta Yogyakarta menetapkan 13 tersangka dalam kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha yang melibatkan ketua yayasan.
  • Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah memerintahkan serta membiarkan praktik pengikatan tangan dan kaki anak dilakukan setiap hari.
  • Hasil visum mengonfirmasi adanya luka jeratan pada korban akibat praktik kekerasan yang sudah berlangsung secara turun-temurun.

Suara.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik kasus dugaa kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Tindakan tidak manusiawi tersebut ternyata bukan sekadar inisiatif pengasuh, melainkan perintah langsung dari Ketua Yayasan bernama Diyah Kusumastuti.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian menyebut pihaknya telah menetapkan 13 orang tersangka, terdiri dari 11 pengasuh, Ketua Yayasan  dan Kepala Sekolah berinisial AP.

"Memang kalau untuk aturan tertulis atau tata cara itu tidak ada. Namun dari keterangan para tersangka, pengasuh sebelas orang itu, mereka diperintahkan melakukan hal itu oleh Ketua Yayasan," ujar Riski di Mapolresta Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Riski memaparkan, Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah diduga kuat terlibat aktif dalam menormalisasi kekerasan tersebut.

Keduanya dilaporkan selalu hadir setiap pagi dan menyaksikan secara langsung saat para pengasuh mengikat kaki dan tangan anak-anak, namun tidak pernah melarangnya.

"Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah ini selalu hadir di tiap pagi, dan mereka melihat langsung para pengasuh melakukan hal tersebut kepada anak-anak itu. Jadi dia mengetahui dan menyuruh melakukan," bebernya.

Lebih lanjut, Adrian mengungkapkan bahwa cara penanganan anak yang kasar ini  diduga sudah menjadi tradisi di lingkungan daycare tersebut. Praktik pengikatan anak itu diwariskan secara turun-temurun dari pengasuh senior kepada karyawan baru.

"Pengasuh menyampaikan ini dari turun-temurun. Artinya sebelum mereka kan sudah ada yang bekerja, cara-cara itu juga disampaikan sama senior-senior merekalah atau yang sudah keluar," ujar Riski.

Terkait bukti fisik, penyidik telah mengantongi hasil visum terhadap tiga orang anak korban. Pemeriksaan medis mengonfirmasi adanya luka jeratan yang konsisten di bagian tubuh korban.

baca juga

Polresta Yogyakarta hingga kekinian masih terus melakukan pendalaman dengan memanggil para saksi, termasuk orang tua murid yang pernah menggunakan jasa daycare tersebut di masa lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

News | Senin, 27 April 2026 | 17:08 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×