Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini

Galih Prasetyo

Selasa, 28 April 2026 | 10:33 WIB
Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini
Pemerintah Kolombia menawarkan hadiah fantastis sebesar 5 miliar peso atau sekitar 1,4 juta dolar AS (Rp23 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pemimpin pemberontak berjuluk Marlon. [Istimewa]
  • Pemerintah Kolombia menawarkan hadiah 5 miliar peso untuk informasi penangkapan pemimpin pemberontak bernama Marlon atas keterlibatannya dalam serangan.
  • Serangan bom di Jalan Raya Pan-Amerika, wilayah Cauca, mengakibatkan 20 warga sipil tewas dan menghancurkan sejumlah kendaraan.
  • Presiden Gustavo Petro mengerahkan tambahan pasukan militer untuk menindak kelompok pemberontak pecahan FARC yang bertanggung jawab atas ledakan.

Suara.com - Pemerintah Kolombia menawarkan hadiah fantastis sebesar 5 miliar peso atau sekitar 1,4 juta dolar AS (Rp23 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pemimpin pemberontak berjuluk Marlon.

Menteri Pertahanan Kolombia Pedro Sánchez menuding Marlon, yang bernama asli Iván Jacob Idrobo Arredondo, sebagai otak di balik serangan bom mematikan di Jalan Raya Pan-Amerika pada Sabtu lalu. Ledakan itu menewaskan 20 warga sipil dan menghancurkan sejumlah kendaraan di lokasi.

“Hadiah ini adalah yang terbesar yang pernah ditawarkan Kolombia,” kata Sánchez dilansir dari BBC.

Serangan bom itu disebut sebagai salah satu yang paling mematikan terhadap warga sipil dalam beberapa dekade terakhir.

Gubernur Cauca Octavio Guzmán menyebutnya sebagai serangan paling brutal dan tanpa belas kasihan terhadap penduduk sipil dalam beberapa dekade.

Menurut pemerintah, Marlon merupakan bagian dari kelompok bersenjata pimpinan Iván Mordisco, pemimpin pemberontak paling dicari di Kolombia.

Pemerintah Kolombia menawarkan hadiah fantastis sebesar 5 miliar peso atau sekitar 1,4 juta dolar AS (Rp23 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pemimpin pemberontak berjuluk Marlon. [Istimewa]
Pemerintah Kolombia menawarkan hadiah fantastis sebesar 5 miliar peso atau sekitar 1,4 juta dolar AS (Rp23 miliar) bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pemimpin pemberontak berjuluk Marlon. [Istimewa]

Mordisco adalah mantan anggota kelompok gerilya FARC yang menolak perjanjian damai 2016 dengan pemerintah.

Kelompok tersebut diketahui terlibat dalam perdagangan narkoba, pemerasan, hingga penambangan ilegal. Presiden Kolombia Gustavo Petro menyebut para pelaku sebagai teroris, fasis, dan pengedar narkoba serta memerintahkan tambahan pasukan dikerahkan ke wilayah terdampak.

Insiden ini terjadi hanya beberapa pekan sebelum pemilu presiden Kolombia pada 31 Mei 2026.

Kandidat dari kubu kiri yang didukung Petro, Iván Cepeda, saat ini memimpin sejumlah survei dengan agenda negosiasi damai yang lebih intens terhadap kelompok pemberontak.

Serangan mematikan terjadi di Jalan Raya Pan-Amerika, wilayah Cauca, selatan Kolombia yang menewaskan 20 orang dan 36 lainnya luka-luka.

Rekaman dari lokasi menunjukkan kendaraan hancur terbalik, puing berserakan, serta kawah besar menganga di badan jalan akibat ledakan dahsyat.

Saksi mata mengatakan kekuatan ledakan begitu besar hingga membuat orang-orang terpental beberapa meter.

Presiden Kolombia Gustavo Petro menuding kelompok pemberontak pecahan FARC sebagai dalang serangan tersebut.

“Mereka yang melakukan serangan ini adalah teroris, fasis, dan pengedar narkoba,” kata Petro.

Selain bom utama di jalan raya, otoritas melaporkan serangkaian serangan kecil lainnya di Cauca sejak Jumat. Salah satunya menyasar pangkalan militer di kota Cali dan melukai dua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

Negara Sekaya Arab Saudi Mulai Hemat Anggaran Buntut Perang AS - Iran

News | Senin, 27 April 2026 | 15:06 WIB

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

Irlandia Diteror Bom Mobil di Depan Kantor Polisi

News | Senin, 27 April 2026 | 14:36 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:10 WIB

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:21 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB