-
Arab Saudi menghentikan pendanaan 200 juta dollar untuk Met Opera akibat dampak perang Iran.
-
Prioritas anggaran kerajaan kini dialihkan untuk proyek domestik yang dianggap sangat esensial.
-
Konflik regional menyebabkan gangguan pariwisata dan evaluasi besar-besaran terhadap investasi global Saudi.
Suara.com - Konflik bersenjata antara Amerika Serikat - Israel melawan Iran kini mulai meruntuhkan komitmen finansial global kerajaan Arab Saudi.
Langkah drastis ini terlihat saat Riyadh memutuskan untuk membatalkan komitmen pendanaan sebesar 200 juta dollar kepada Metropolitan Opera House.
Dikutip dari MME, padahal pusat seni terkemuka di New York tersebut sedang berada dalam kondisi finansial yang sangat mengkhawatirkan.
![Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu terus memicu korban besar di berbagai negara Timur Tengah. [amnesty.org]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/19/37718-korban-perang-iran.jpg)
Keputusan mengejutkan ini menandakan adanya pergeseran prioritas ekonomi di tengah ketidakpastian jalur perdagangan minyak di Timur Tengah.
Stabilitas keuangan negara-negara Teluk kini berada di titik nadir akibat blokade ketat di Selat Hormuz.
Kepala pengelola Metropolitan Opera menyebutkan bahwa pihak kerajaan secara resmi menarik diri dari kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
![Ilustrasi warga Israel [Suara.com/AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/16/38187-ilustrasi-warga-israel.jpg)
Alasan utama penghentian suntikan dana ini adalah kerugian ekonomi yang cukup signifikan akibat perang yang berkepanjangan.
Riyadh mengisyaratkan bahwa mereka saat ini hanya akan mengucurkan anggaran untuk proyek-proyek yang dianggap mendesak bagi rakyatnya.
Pembatalan ini menjadi pukulan telak bagi Met Opera yang telah menghabiskan sepertiga dana abadi mereka untuk bertahan.
"Mereka hanya mengerjakan proyek-proyek yang esensial," ujar Peter Gelb, Manajer Umum Met Opera kepada NYT.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan untuk operasional gedung opera tersebut dianggap bukan lagi agenda yang utama saat ini.
"Pendanaan Met jatuh di luar apa yang dianggap penting," tambahnya menceritakan isi pembicaraannya dengan pejabat Arab Saudi.
Sebelum perang pecah, Arab Saudi sebenarnya telah setuju untuk menjadi penyelamat finansial bagi lembaga seni tersebut.
Sebagai timbal balik, Met Opera dijadwalkan akan menggelar pertunjukan eksklusif selama tiga minggu setiap musim dingin di Saudi.
Namun rencana besar untuk mendiversifikasi ekonomi lewat jalur seni dan budaya kini harus tertunda sementara waktu.