Israel Langgar Gencatan Senjata, Bunuh 3 Tim Medis di Lebanon

Arief Apriadi

Rabu, 29 April 2026 | 09:33 WIB
Israel Langgar Gencatan Senjata, Bunuh 3 Tim Medis di Lebanon
Serangan Israel ke Lebanon (Antara)
baca 10 detik
  • Militer Israel menyerang bangunan di Majdal Zoun, Lebanon Selatan, pada Selasa sore hingga menewaskan lima orang warga.
  • Serangan kedua menghantam lokasi saat tim penyelamat dan personel militer sedang mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan.
  • Pemerintah Lebanon mengutuk serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan menuntut tindakan tegas dari komunitas dunia.

Suara.com - Militer Israel kembali dituduh melanggar kesepakatan gencatan senjata setelah melancarkan serangan udara di wilayah Lebanon Selatan yang menewaskan sejumlah korban jiwa.

Serangan yang menyasar sebuah bangunan di Majdal Zoun itu dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk tiga anggota tim pertahanan sipil yang tengah bertugas melakukan evakuasi.

Insiden tersebut memicu kecaman dari otoritas Lebanon karena serangan terjadi saat petugas penyelamat sedang menjalankan misi kemanusiaan.

Peristiwa bermula pada Selasa sore ketika serangan pertama menghantam sebuah gedung di kota Majdal Zoun, Distrik Sour. Beberapa jam kemudian, saat tim penyelamat dan personel militer Lebanon melakukan pencarian korban, serangan kedua kembali terjadi.

Serangan Kedua Saat Proses Evakuasi

Menurut laporan otoritas setempat, serangan susulan terjadi ketika petugas penyelamat masih berada di lokasi untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan.

Serangan tersebut menewaskan tiga anggota Pertahanan Sipil, seorang operator alat berat, serta satu warga sipil yang sebelumnya ditemukan di bawah puing bangunan.

Selain korban jiwa, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan dua tentara Angkatan Darat Lebanon mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Sekitar pukul 21.00 waktu setempat, Angkatan Darat Lebanon berupaya membuka kembali akses jalan menuju lokasi kejadian untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban.

baca juga

Pemerintah Lebanon Kutuk Serangan

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengutuk keras serangan tersebut dan menilai insiden itu sebagai bagian dari rangkaian serangan yang menargetkan personel penyelamat.

"Serangan ini menambah rangkaian serangan yang menargetkan personel penyelamat," demikian pernyataan yang disampaikan melalui akun resmi kepresidenan Lebanon.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut dinilai melanggar hukum dan konvensi internasional yang melindungi warga sipil dan tenaga medis dalam situasi konflik.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, juga mengecam insiden tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional.

"Serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip dan aturan hukum kemanusiaan internasional," ujar Salam dikutip Lorientlejour.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara Israel Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan di Tepi Barat Diaktifkan Kembali

Tentara Israel Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan di Tepi Barat Diaktifkan Kembali

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:17 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:38 WIB

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:40 WIB

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

×