Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Vania Rossa

Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
Tol Akses Pelabuhan Patimban. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban sepanjang 22,94 kilometer di Subang yang mencapai 68 persen pada Juni 2026.
  • Proyek Strategis Nasional yang menghubungkan Tol Cipali dan Pelabuhan Patimban ini bertujuan memperkuat konektivitas serta kelancaran distribusi logistik nasional.
  • Kehadiran jalan tol tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi transportasi kawasan industri Subang Smartpolitan menuju pasar domestik dan global.

Suara.com - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Hingga Juni 2026, progres fisik ruas tol sepanjang 22,94 kilometer yang menghubungkan Pasir Bungur hingga Patimban telah mencapai 68 persen.

Pembangunan jalan tol ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Patimban, salah satu pelabuhan strategis yang dipersiapkan menjadi simpul logistik nasional sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, Jalan Tol Akses Patimban akan menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali).

Kehadiran akses tersebut diharapkan mempercepat mobilitas barang dari kawasan industri menuju pelabuhan, sekaligus meningkatkan efisiensi jaringan transportasi di Jawa Barat.

Pembangunan infrastruktur ini juga akan memperkuat konektivitas sejumlah kawasan industri di Kabupaten Subang, termasuk Subang Smartpolitan yang dikembangkan PT Suryacipta Swadaya, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).

Chief Commercial Officer Suryacipta, Abednego Purnomo, mengatakan akses transportasi yang terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran distribusi industri.

"Dalam operasi manufaktur, efisiensi logistik tidak hanya dihitung dari biaya angkut, tetapi juga dari seberapa cepat barang bisa bergerak dari pabrik ke pelabuhan dan seberapa terjaga kepastian pengirimannya. Infrastruktur yang memperpendek akses ke pelabuhan akan sangat menentukan, terutama bagi perusahaan yang bekerja dengan volume besar dan target pengiriman yang ketat," ujar Abednego.

Menurutnya, keberadaan akses tol menuju Pelabuhan Patimban akan membantu memperlancar arus bahan baku maupun distribusi produk jadi.

baca juga

Hal ini dinilai penting bagi kawasan industri yang melayani kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Ia menambahkan, pembangunan akses menuju pelabuhan memberikan nilai tambah bagi kawasan industri yang menjadi bagian dari rantai pasok global.

"Bagi perusahaan yang menjadi bagian dari rantai pasok global, kedekatan dengan pelabuhan semakin penting karena memengaruhi ritme pengiriman bahan baku maupun produk jadi. Karena itu, progres akses ke Patimban memberi nilai tambah yang lebih konkret bagi kawasan seperti Subang Smartpolitan ketika perusahaan mempertimbangkan basis produksi untuk melayani pasar ekspor," katanya.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Jalan Tol Akses Patimban diharapkan dapat segera meningkatkan keterhubungan antara kawasan industri, jaringan jalan tol nasional, dan Pelabuhan Patimban.

Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional sekaligus meningkatkan daya saing sistem logistik Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Tak Lagi Bisnis Gedung, Waskita Fokus di Jalan Tol

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15 WIB

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

DPR | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:44 WIB

Transformasi Jasa Marga Kian Agresif, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan dan Pengalaman Pelanggan

Transformasi Jasa Marga Kian Agresif, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan dan Pengalaman Pelanggan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 04:20 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×