20 Tahun Tewas Misterius, Pembunuh Sadis Mayat Perempuan Prancis dalam Tong Air Ditangkap

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 April 2026 | 15:11 WIB
20 Tahun Tewas Misterius, Pembunuh Sadis Mayat Perempuan Prancis dalam Tong Air Ditangkap
Ilustrasi pembunuhan (Freepik)
baca 10 detik
  • Identitas Hakima Boukerouis terungkap setelah 20 tahun melalui kampanye Identify Me Interpol.

  • Polisi menangkap tersangka pertama berkat keberhasilan identifikasi DNA korban di Prancis.

  • Mahkota gigi mahal dan teknologi DNA menjadi kunci utama pemecahan kasus pembunuhan lama.

Pada masa awal penyelidikan, para detektif sempat menduga bahwa perempuan tersebut berasal dari kawasan Eropa Timur atau Rusia.

Dugaan itu muncul berdasarkan pengamatan fisik awal yang dilakukan oleh tim forensik Prancis di lokasi kejadian perkara.

Namun, fokus penyelidikan kemudian beralih pada detail medis yang sangat spesifik yakni sebuah mahkota gigi tipe Richmond.

Mahkota gigi tersebut merupakan kategori perawatan mahal pada masa itu dan diperkirakan dipasang di fasilitas medis Jerman.

Detail mahkota gigi mewah inilah yang membuat korban sempat dijuluki sebagai "wanita dengan mahkota gigi Richmond" oleh tim pencari.

Kini, spekulasi mengenai kewarganegaraan dan asal-usul korban telah berakhir seiring keluarnya hasil tes DNA yang valid dan akurat.

Penyelidik memastikan bahwa kematian Hakima Boukerouis kemungkinan besar terjadi antara bulan September hingga Oktober pada tahun 2004.

"Kemajuan seperti ini menunjukkan betapa pentingnya untuk terus menyelidiki kasus-kasus lama yang belum terpecahkan," kata Valdecy Urquiza menekankan signifikansi kasus ini.

Penangkapan tersangka yang dilakukan baru-baru ini diharapkan mampu mengungkap motif di balik tindakan keji yang menimpa Hakima.

baca juga

Pihak kepolisian Metz kini sedang mendalami keterkaitan tersangka dengan aktivitas korban sesaat sebelum dilaporkan menghilang atau meninggal dunia.

Kasus Hakima Boukerouis bermula pada Januari 2005 di Saint-Quirin, Prancis, saat jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam tong plastik.

Selama bertahun-tahun, identitasnya tidak diketahui dan hanya dikenali lewat mahkota gigi Richmond yang mahal, hingga Interpol memasukkannya dalam kampanye "Identify Me".

Kampanye ini bertujuan mengidentifikasi puluhan jenazah perempuan di Eropa melalui bantuan publik dan teknologi forensik terbaru.

Setelah 20 tahun, penggunaan DNA kekeluargaan akhirnya berhasil mengungkap nama aslinya dan berujung pada penangkapan tersangka pertama dalam sejarah kampanye tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Wacana Gerbong Perempuan ke Tengah, Dirut KAI: Semua Berhak Selamat

Jawab Wacana Gerbong Perempuan ke Tengah, Dirut KAI: Semua Berhak Selamat

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 14:10 WIB

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:51 WIB

Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas

Dilema Ibu Bekerja dan Isu Daycare Nakal: Antara Bertahan, Percaya, & Cemas

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

OKX Catat Cadangan Kripto US$29,4 Miliar di Laporan ke-48

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

×