Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB
Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung
Ilustrasi penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur pada 27 April 2026 menewaskan 15 orang.
  • Insiden tersebut menyebabkan para penumpang perempuan mengalami trauma psikologis dan ketakutan saat menggunakan moda transportasi KRL.
  • Para penumpang kini lebih selektif dalam memilih posisi gerbong dan mengutamakan edukasi keselamatan diri pasca kecelakaan terjadi.

Suara.com - Sejumlah penumpang perempuan KRL Commuter Line mengaku masih diliputi rasa trauma pasca kecelakaan antara KRL dengan KA Argo Bromo di kawasan stasiun Bekasi Timur.

Kekhawatiran itu membuat sebagian dari mereka mulai mengubah kebiasaan saat memilih posisi gerbong.

Sophia Martin (30), seorang aparatur sipil negara (ASN), mengaku untuk sementara waktu memilih tidak akan naik kereta. Ia masih dihantui rasa takut pasca insiden tersebut.

"Trauma pasca kejadian kecelakaan kemarin. Tapi untuk saat ini berusaha nggak naik kereta api dulu sih, beneran takut. Meski nasib nggak ada yang tahu ya," ujar Sophia kepada Suara.com, Rabu (29/4/2026).

Hal serupa disampaikan Kiki (27), pekerja swasta yang sehari-hari menggunakan KRL lintas Rangkasbitung. Ia mengaku sejak lama sudah menghindari gerbong ujung karena dinilai lebih berisiko.

"Saya memang dari lama nggak mau naik di gerbong ujung, karena menurut saya itu cukup bahaya. Tapi kadang anak saya bilang mau lihat masinis, ya sudah sesekali oke," kata Kiki.

Namun, pasca kecelakaan, ia semakin tegas dalam memilih posisi gerbong. Bahkan, ia mulai memberikan pemahaman kepada anaknya soal keselamatan.

"Setelah sekarang kejadian ini, saya beri edukasi ke anak saya dan memilih gerbong lain. Meskipun begitu kecelakaan bisa datang kapan saja, di mana saja, paling tidak bisa dilakukan mitigasi," jelasnya.

Sementara itu, penumpang lainnya, Jemima (28), mengaku tidak terlalu mengubah kebiasaan secara drastis, namun tetap merasakan dampak psikologis dari kejadian tersebut.

baca juga
Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Instagram/kemenhub151)
Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Instagram/kemenhub151)

Ia mengatakan sudah sejak beberapa bulan terakhir tidak menggunakan gerbong khusus perempuan karena dinilai terlalu padat, dan lebih memilih gerbong campuran.

"Sebenarnya sudah sejak beberapa bulan lalu nggak pernah naik gerbong wanita lagi karena suka rame banget, jadi selalu di gerbong campuran," ungkapnya.

Meski begitu, ia mengakui ada rasa trauma, meski tidak terlalu besar.

"Sedikit ya, soalnya kejadian apa-apa yang kena pasti gerbong belakang atau depan. Jarang gerbong tengah, kecuali pas belokan ekstrem," ujarnya.

Diketahui, kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di wilayah Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam dan mengakubatkan 15 orang meninggal dunia serta puluhan orang alami luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral

Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 11:37 WIB

Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?

Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 11:25 WIB

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×