Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

Galih Prasetyo

Rabu, 29 April 2026 | 16:36 WIB
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
Presiden AS, Donald Trump. [IG/@realdonaldtrump]
baca 10 detik
  • Presiden AS Donald Trump mengkritik Kanselir Jerman Friedrich Merz karena mengecam operasi militer terhadap Iran terkait program nuklir.
  • Merz menilai perang tersebut tidak matang karena pengalaman buruk konflik masa lalu di Afghanistan serta negara Irak.
  • Konflik tersebut memicu perbedaan sikap politik serta memperburuk kondisi ekonomi di wilayah Eropa akibat kenaikan harga minyak.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras kepada Kanselir Jerman Friedrich Merz setelah pemimpin Jerman itu mengecam perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Trump menilai Merz tidak memahami ancaman yang ditimbulkan Iran dan menegaskan operasi militer tersebut diperlukan untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

“Friedrich Merz berpikir Iran boleh memiliki senjata nuklir. Dia tidak tahu apa yang dia bicarakan,” tulis Trump dalam unggahan media sosialnya, dikutip dari Aljazeera.

Trump menambahkan, jika Iran memiliki senjata nuklir, dunia akan berada dalam ancaman besar.

Trump juga menyindir kondisi ekonomi Jerman di tengah serangannya terhadap sang kanselir.

Raja Inggris Charles III mencuri perhatian dalam jamuan kenegaraan di Gedung Putih setelah melontarkan serangkaian candaan yang membuat Presiden AS Donald Trump terbahak-bahak. [Istimewa]
Raja Inggris Charles III mencuri perhatian dalam jamuan kenegaraan di Gedung Putih setelah melontarkan serangkaian candaan yang membuat Presiden AS Donald Trump terbahak-bahak. [Istimewa]

“Tidak heran Jerman berkinerja buruk, baik secara ekonomi maupun dalam hal lainnya,” lanjut Trump.

Sebelumnya, Merz menyebut perang terhadap Iran sebagai langkah yang tidak dipikirkan matang.

Menurut dia, memulai perang jauh lebih mudah daripada mengakhirinya.

“Masalah dalam konflik seperti ini bukan hanya bagaimana masuk, tetapi bagaimana keluar. Kita sudah melihat itu di Afghanistan dan Irak,” ujar Merz.

baca juga

Kritik Merz cukup mengejutkan karena Jerman selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu paling loyal bagi AS dan Israel.

Namun perang terbaru di Iran telah memicu lonjakan harga minyak yang memperburuk tekanan ekonomi di Eropa.

Trump selama ini berulang kali mengeluhkan minimnya dukungan langsung dari sekutu Eropa dan NATO terhadap perang Iran.

Trump bahkan disebut kecewa karena negara-negara Eropa menolak ikut terlibat langsung dalam konflik.

Pemerintah AS terus berargumen bahwa perang ditujukan untuk menghentikan program nuklir Iran.

Namun klaim itu menuai perdebatan setelah pejabat intelijen AS sebelumnya menyatakan Teheran tidak sedang membangun senjata nuklir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:27 WIB

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

Kanselir Jerman: Iran Sedang Mempermalukan Amerika Serikat

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:28 WIB

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:05 WIB

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×