Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi

Bangun Santoso

Kamis, 30 April 2026 | 14:42 WIB
Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi
Petugas pemadam mengevakuasi penghuni Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, yang terjebak akibat kebakaran yang melanda salah satu gedung hunian tersebut, Kamis (30/4/2026) pagi. ANTARA/Risky Syukur.
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda Apartemen Mediterania pada Kamis pagi, menyebabkan penghuni terjebak di lantai atas akibat kepungan asap tebal.
  • Penghuni terpaksa bertahan di lantai 35 karena akses tangga darurat dan lift barang tidak aman untuk evakuasi.
  • Sebanyak 87 orang berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran, sementara sistem alarm serta sprinkler gedung dilaporkan tidak berfungsi.

Suara.com - Peristiwa kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania pada Kamis (30/4/2026) pagi, menyisakan trauma mendalam bagi para penghuninya.

Salah satu saksi mata sekaligus korban yang terjebak di dalam gedung adalah Antonius, penghuni Tower C, lantai 28.

Ia menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya dan sejumlah penghuni lain harus berjuang bertahan hidup di tengah kepungan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari lantai bawah.

Kepanikan mulai melanda saat asap tebal mulai merangsek masuk ke area hunian di lantai-lantai atas.

Antonius mengaku sempat tertahan di dalam unitnya karena kondisi di luar ruangan sudah tidak memungkinkan untuk ditembus.

Pandangan mata terbatas dan sesak napas mulai mengancam nyawa para penghuni yang berada di lantai tinggi.

Dalam kondisi terjepit, Antonius beserta sejumlah penghuni lainnya terpaksa mengambil keputusan nekat dengan naik hingga ke lantai 35 demi mencari sisa-sisa udara bersih.

"Iya, sampai oleh Damkar (asap) harus divakum karena enggak bisa napas kami. Kami hanya bisa lakukan naik ke lantai 35. Enggak bisa turun ke bawah karena asap sudah sangat penuh, ya," kata Antonius kepada wartawan di lokasi, Kamis siang.

Upaya evakuasi mandiri sebenarnya sempat terlintas di benak para penghuni. Antonius dan rekan-rekannya sempat berpikir untuk menggunakan lift agar bisa segera keluar dari gedung yang terbakar.

baca juga

Namun, harapan itu pupus saat mereka melihat kondisi lift yang justru menjadi perangkap maut karena sudah dipenuhi asap.

"Kami berusaha untuk evakuasi mandiri melalui turun dari tangga darurat maupun lift barang. Ternyata, lift barang sendiri sudah dipenuhi sama asap gitu," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Ketiadaan akses keluar yang aman membuat mereka tidak memiliki pilihan lain selain berdiam diri di titik tertinggi yang bisa dijangkau sambil berharap bantuan segera datang.

Antonius menyadari bahwa memaksakan diri menembus asap di dalam lift barang hanya akan berujung fatal.

"Jadi, yang kami lakukan hanya menunggu sampai tim pemadam kebakaran menjemput. Kalau kami paksa untuk masuk ke lift barang, itu lift barang isinya asap gitu, kami pasti jatuh pingsan di sana," ungkapnya.

Dampak dari pekatnya asap tersebut mulai dirasakan secara fisik oleh para penghuni.

Di lantai 28, sejumlah orang dilaporkan mulai mengalami gangguan pernapasan serius. Ia pun mengkhawatirkan kondisi penghuni di lantai-lantai bawah yang diprediksi mengalami situasi jauh lebih buruk.

"Saya kira yang lebih parah pasti yang lantai 28 ke bawah. Mereka mungkin mau ke atas sudah asap, bawah juga asap," kata Antonius.

Di tengah situasi darurat tersebut, Antonius meluapkan kekecewaannya terhadap sistem keamanan gedung.

Ia mempertanyakan bagaimana asap dari basement bisa merambat begitu cepat hingga lantai 28 tanpa peringatan dini yang memadai.

"Yang kami bingung, asap pekat itu sampai ke lantai 28, asapnya sangat hitam, seperti jaraknya cuma berapa meter gitu," ujarnya.

Kekecewaannya memuncak saat mengetahui alarm kebakaran dan sprinkler tidak berfungsi, padahal sebelumnya sempat dilakukan simulasi.

"Sprinkler maupun alarm tidak bekerja dengan baik. Nah, itu yang kami sesalkan," ujar dia lagi.

Hingga pukul 12.23 WIB, tercatat 87 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara sekitar 20 orang lainnya masih menanti pertolongan di dalam unit.

Petugas Damkar menggunakan taktik evakuasi berjenjang dengan tangga manual dan prosedur keselamatan ketat, di mana setiap warga diikatkan tali pengaman untuk mencegah risiko terjatuh akibat lemas atau syok saat menuruni gedung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

Detik-detik Mencekam di Apartemen Mediterania: Alarm Tak Bunyi, Warga Panik

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:48 WIB

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:47 WIB

Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap

Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:22 WIB

Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:30 WIB

Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni

Asap Pekat Kepung Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Petugas Damkar Berjibaku Evakuasi Penghuni

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:13 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

Kebakaran Hebat Landa Pasar Kanjengan Semarang, Ratusan Kios Hangus dalam Semalam

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:20 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Terkini

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

×