Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:03 WIB
Jejak Sejarah Unhas, Kampus Pertama di Indonesia yang Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis
Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel),. [Antara]

Suara.com - Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menjadi kampus pertama di Indonesia yang memiliki satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk mengelola makan bergizi gratis (MBG).

Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menyebut pembangunan SPPG merupakan upaya memperluas peran perguruan tinggi untuk memberi dampak kepada masyarakat. Sikap yang kontroversial ini membuat profil Unhas, kampus pertama yang kelola dapur MBG menjadi sorotan.

Dalam laman resminya, Unhas menulis institusi tersebut bervisi menjadi pusat unggulan dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis benua maritim Indonesia. Untuk mencapai hal tersebut, lembaga ini memiliki misi dan nilai berikut.

MISI

1. menyediakan lingkungan belajar berkualitas untuk mengembangkan kapasitas pembelajar yang inovatif dan proaktif;

2. melestarikan, mengembangkan, menemukan, dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya;

3. menerapkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya bagi kemaslahatan Benua Maritim Indonesia.

NILAI

1. Integritas: mewakili jujur, berani, bertanggungjawab dan teguh dalam pendirian

baca juga

2. Inovatif: merupakan kombinasi dari kreatif, berorientasi mutu, mandiri, dan kepeloporan

3. Katalik: mewakili sifat berani, keteguhan hati, dedikatif, dan kompetitif

4. Arif: manifestasi kepatutan, adil dan beradab, holistik, dan asimilatif

Universitas Hasanuddin resmi berdiri pada tahun 1956, namun cikal bakalnya sudah mulai terlihat jauh sebelumnya. Pada tahun 1947, di Makassar telah berdiri Fakultas Ekonomi yang merupakan cabang dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) di Jakarta. Pendirian fakultas ini didasarkan pada keputusan Letnan Jenderal Gubernur Pemerintah Hindia Belanda Nomor 127 tertanggal 23 Juli 1947.

Seiring dengan kondisi politik dan keamanan yang tidak stabil di Makassar dan sekitarnya, aktivitas fakultas tersebut sempat dihentikan. Fakultas Ekonomi kemudian kembali beroperasi pada 7 Oktober 1953 sebagai cabang UI di bawah pimpinan Prof. Drs. G.H.M. Riekerk.

Perkembangannya semakin signifikan ketika dipimpin oleh Prof. Drs. Wolhoff sebagai pejabat ketua dan Drs. Muhammad Baga sebagai sekretaris sejak 1 September 1956. Periode ini menjadi tonggak penting sebelum akhirnya Universitas Hasanuddin diresmikan secara resmi pada 10 September 1956.

Upaya pengembangan perguruan tinggi di Makassar juga ditandai dengan inisiatif Yayasan Balai Perguruan Tinggi Sawerigading yang berkeinginan mendirikan Fakultas Kedokteran. Rencana ini terealisasi setelah tercapai kesepakatan antara pihak yayasan dengan Kementerian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan, sebagaimana diputuskan dalam rapat Dewan Menteri pada 22 Oktober 1953. Dari keputusan tersebut, dibentuklah panitia persiapan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran di Makassar.

Perkembangan selanjutnya terlihat pada bidang teknik. Tekad masyarakat Sulawesi Selatan untuk memiliki tenaga ahli di bidang teknik membuahkan hasil ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 88130/S tertanggal 8 September 1960 mengenai pendirian Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Fakultas ini dipimpin oleh Ir. J. Pongrekun sebagai ketua dan Ir. Ramli Cambari Saka sebagai sekretaris, dengan tiga jurusan awal yaitu Teknik Sipil, Mesin, dan Perkapalan. Pada tahun 1963, fakultas ini semakin lengkap dengan dibukanya jurusan Elektronika dan Arsitektur.

Di bidang ilmu humaniora, cikal bakal Fakultas Sastra bermula dari program Kursus B.1 Paedagogik, Sastra Timur, dan Sastra Barat yang dialihkan ke Universitas Hasanuddin pada 2 November 1959. Fakultas Sastra kemudian resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan pada 3 November 1960.

Tidak lama setelah itu, tepatnya pada 1 Februari 1961, didirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagai fakultas keenam di lingkungan universitas. Pada tahun 1963, dibentuk pula panitia pendirian Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan di Makassar sebagai bagian dari perluasan bidang keilmuan.

Perkembangan institusi pendidikan kesehatan juga terus berlanjut. Pendidikan Dokter Gigi mulai dirintis pada 23 Januari 1969 melalui kerja sama antara Universitas Hasanuddin dan TNI Angkatan Laut. Inisiatif ini melibatkan tokoh-tokoh seperti Laksamana Mursalim Dg Mamanggun, Rektor Unhas Letkol Dr. M. Natsir Said, serta drg. Halima Dg Sikati.

Pada awalnya, institusi ini bernama Institut Kedokteran Gigi Yos Sudarso. Kemudian pada tahun 1970, institusi tersebut menjadi bagian dari Universitas Hasanuddin sebagai Jurusan Kedokteran Gigi, dan akhirnya berkembang menjadi Fakultas Kedokteran Gigi pada tahun 1983.

Selanjutnya, Fakultas Kesehatan Masyarakat didirikan pada 5 November 1982. Pada awalnya, fakultas ini menerima mahasiswa lulusan Diploma Tiga bidang kesehatan. Seiring perkembangan waktu, sejak tahun 1987 fakultas ini mulai menerima lulusan sekolah menengah atas. Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi fakultas ke-11 di lingkungan Universitas Hasanuddin, menandai semakin luasnya cakupan pendidikan yang ditawarkan oleh universitas ini.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:31 WIB

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:31 WIB

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

MBG Jadi Andalan, Cak Imin Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan

News | Senin, 27 April 2026 | 18:59 WIB

Terkini

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

×