Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
Anwar Ibrahim (IG)
baca 10 detik
  • Militer Israel menculik ratusan aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional Mediterania.

  • PM Malaysia Anwar Ibrahim mengutuk keras aksi tersebut sebagai pelanggaran hukum laut internasional.

  • Sepuluh warga Malaysia turut ditahan dan pihak kerajaan menuntut jaminan keamanan tanpa kompromi.

Suara.com - Aksi militer Israel mencegat armada kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional memicu kecaman global yang sangat luas.

Langkah ini dianggap sebagai preseden buruk bagi misi kemanusiaan dunia karena terjadi di lokasi yang sangat jauh dari wilayah konflik.

Intervensi paksa tersebut secara langsung memutus jalur logistik bantuan sipil yang ditujukan bagi penduduk di wilayah Jalur Gaza.

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berada dalam satu mobil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (BPMI Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berada dalam satu mobil di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (BPMI Sekretariat Presiden)

Pencegatan ini menciptakan ketegangan diplomatik baru antara negara-negara penyumbang relawan dengan otoritas keamanan di wilayah Israel.

Dunia internasional kini menyoroti legalitas operasi militer di wilayah laut bebas yang mengabaikan kedaulatan warga sipil lintas negara.

Pihak Global Sumud Flotilla (GSF) melaporkan adanya tindakan penculikan terhadap warga sipil yang sedang menjalankan misi bantuan kemanusiaan.

"Tindakan Israel menandai eskalasi yang berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya, penculikan warga sipil di tengah Laut Mediterania, lebih dari 600 mil (sekitar 1.000 km) dari Gaza, di hadapan seluruh dunia," demikian rilis GSF.

PM Malaysia Anwar Ibrahim (Instagram/anwaribrahim_my)
PM Malaysia Anwar Ibrahim (Instagram/anwaribrahim_my)

Sekitar 175 relawan dikabarkan telah diamankan oleh pasukan Israel dari total puluhan kapal yang tergabung dalam misi tersebut.

Berdasarkan data pelacakan, sebanyak 28 armada kapal dilaporkan telah berhasil dihentikan paksa oleh militer di sebelah barat wilayah Kreta.

baca juga

Kementerian Luar Negeri Israel sendiri telah mengonfirmasi bahwa mereka membawa ratusan aktivis dari sekitar 20 kapal yang berpartisipasi.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, meluapkan kemarahan besar atas tindakan sepihak yang dilakukan oleh rezim militer Zionis tersebut.

Anwar menilai bahwa operasi militer terhadap kapal sipil di perairan internasional merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal.

"Saya mengutuk tindakan keji rezim Zionis Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional," kata Anwar di X.

Malaysia secara tegas meminta jaminan keamanan penuh bagi sepuluh warga negaranya yang saat ini sedang berada dalam penahanan.

Anwar menuntut agar dunia bergerak cepat guna mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap seluruh aktivis yang kehilangan kontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:58 WIB

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:47 WIB

Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×