Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi unjuk rasa dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Mahasiswa BEM SI berunjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada 2 Mei 2026 memperingati Hari Pendidikan Nasional.
  • Massa menuntut pemerintah melakukan reformasi tata kelola anggaran pendidikan serta menghentikan segala bentuk komersialisasi pendidikan secara berlebihan.
  • Mahasiswa mendesak peningkatan kesejahteraan guru, perbaikan fasilitas sekolah, dan pelibatan masyarakat dalam revisi undang-undang sistem pendidikan nasional.

Suara.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi unjuk rasa dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026). Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak massa mahasiswa dari berbagai almamater perguruan tinggi ini masih berkumpul dan menyampaikan aspirasinya.

Mereka utamanya menyoroti masalah pendidikan kekinian yang dianggap masih belum menjadi prioritas Pemerintah Indonesia.

Massa mahasiswa menyampaikan protesnya dari atas mobil komando. Orasi demi orasi disampaikan oleh para orator dalam kesempatan ini.

Selain menyampaikan orasi secara langsung mereka menyatakan sikap tuntutannya secara tertulis.

Salah satunya seperti mendesak reformasi tata kelola anggaran pendidikan serta pemisahan anggaran pendidikan publik dengan kedinasan, dan penghentian komersialisasi pendidikan berlebihan.

Mendesak peningkatan kesejahteraan guru serta penyelesaian status guru honorer secara adil, transparan, dan bermartabat, serta pemerataan distribusi guru dan reformasi sistem rekrutmen.

Mendesak revisi pembahasan UU Sisdiknas dengan melibatkan partisipasi masyarakat sipil.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi unjuk rasa dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026). (Suara.com/Bagaskara)
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan aksi unjuk rasa dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026). (Suara.com/Bagaskara)

Berikut isi tuntutannya BEM SI secara lengkap:

baca juga
  1. Reformasi tata kelola anggaran pendidikan serta pemisahan anggaran pendidikan publik dengan kedinasan, dan penghentian komersialisasi pendidikan berlebihan.
  2. Mengevaluasi Permendikbud No. 55 Tahun 2024 guna melindungi hak asasi korban kekerasan seksual di wilayah kampus.
  3. Mendesak pemerintah pusat dan daerah menjadikan pendidikan sebagai prioritas substantif, bukan sekadar formalitas anggaran.
  4. Menuntut pemerataan akses pendidikan berkualitas hingga daerah 3T, pelosok, dan kelompok rentan.
  5. Mendesak peningkatan kesejahteraan guru serta penyelesaian status guru honorer secara adil, transparan, dan bermartabat, serta pemerataan distribusi guru dan reformasi sistem rekrutmen.
  6. Menuntut rehabilitasi sekolah rusak dan pemenuhan sarasa-prasarana pendidikan yang layak di seluruh Indonesia.
  7. Mendesak kebijakan pendidikan yang konsisten, berbasis data, dan berorientasi jangka panjang.
  8. Mendorong pendidikan karakter yang nyata, kontekstual, dan berakar pada nilai kebangsaan serta kearifan lokal.
  9. Menuntut transparansi dan pengawasan ketat terhadap seluruh penggunaan anggaran pendidikan.
  10. Mendesak revisi pembahasan UU Sisdiknas dengan melibatkan partisipasi masyarakat sipil.

Penegasan Sikap

BEM SI menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terus diposisikan sebagai sektor pelengkap dalam pembangunan nasional.

Pendidikan adalah fondasi utama bangsa, dan kegagalan negara dalam mengelola pendidikan secara adil akan berdampak langsung pada masa depan Indonesia.

Momentum Hari Pendidikan Nasional harus menjadi titik balik untuk mengembalikan arah pendidikan sebagai alat pembebasan, pemerataan, dan kemajuan bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB

Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

Video | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:00 WIB

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:15 WIB

Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat

Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

×