Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza
Salah satu makanan di restoran mewah di Gaza (Eman Abu Zayed)
baca 10 detik
  • Kafe mewah di Gaza menjadi simbol ketimpangan sosial ekstrem di tengah kehancuran perang.

  • Kelompok kaya baru muncul dari aktivitas ilegal seperti penyelundupan dan penimbunan barang langka.

  • Mayoritas warga Gaza hidup dalam kemiskinan tanpa akses pendidikan dan kesehatan yang layak.

Suara.com - Munculnya deretan kafe eksklusif di tengah puing bangunan Gaza yang hancur menjadi simbol nyata kehancuran tatanan sosial masyarakat Palestina.

Pemandangan kontras ini bukan menunjukkan kembalinya stabilitas wilayah, melainkan mempertegas anomali kehidupan di bawah bayang-bayang genosida yang berkelanjutan.

Berdasarkan cerita dari Seorang penulis Timur Tengah, Eman Abu Zayed di Al Jazeera, gemerlap lampu dan fasad kaca mewah tersebut justru menjadi bukti adanya jurang kemiskinan yang semakin dalam di wilayah konflik tersebut.

Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)
Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)

Kehadiran tempat hiburan mahal ini dipicu oleh munculnya kelompok kaya baru yang mengeruk keuntungan dari situasi darurat.

Kekayaan tersebut disinyalir bersumber dari aktivitas ilegal seperti penyelundupan barang, penjarahan, hingga penimbunan stok logistik yang langka.

Kondisi ini menciptakan struktur kelas sosial yang sangat tidak adil di mana sebagian kecil pihak berpesta di atas penderitaan massa.

"Tempat-tempat baru ini tidak membuktikan bahwa normalitas kembali ke Gaza. Mereka adalah bukti keganjilan genosida yang terus berlanjut," ungkap Eman Abu Zayed dalam laporan tersebut.

Viral Pemakaman di Gaza Dipenuhi Bunga Kuning (Instagram/hatem.h.rawagh)
Viral Pemakaman di Gaza Dipenuhi Bunga Kuning (Instagram/hatem.h.rawagh)

Sementara segelintir orang menikmati kemewahan, jutaan warga Gaza lainnya terpaksa bertahan hidup di tenda-tenda darurat tanpa listrik.

Mayoritas penduduk kini kehilangan kemampuan finansial untuk sekadar membeli minuman atau makanan di kafe-kafe baru tersebut.

baca juga

Layanan kesehatan, pendidikan, dan air bersih yang layak telah sirna bagi sebagian besar warga yang terdampak langsung agresi.

"Genosida tidak hanya membunuh dan melukai orang serta menghancurkan rumah dan sekolah; ia melenyapkan prospek kehidupan normal bagi sebagian besar orang di Gaza," jelasnya.

Harga pangan di restoran yang masih bertahan pun melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan masa sebelum pecahnya konflik.

Satu porsi makanan sederhana kini dibanderol dengan harga yang setara dengan modal bertahan hidup satu keluarga selama beberapa hari.

Bagi warga biasa, mengeluarkan uang untuk makan di luar saat ini mendatangkan perasaan bersalah yang sangat mendalam.

"Tagihan restoran tersebut, bersama dengan ongkos yang saya bayar untuk tumpangan bersama ke Kota Gaza, menghabiskan banyak uang saya. Saya merasa bersalah menghabiskan semua uang ini untuk menikmati sekilas normalitas," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza

Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:28 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:26 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB