Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 05 Mei 2026 | 09:24 WIB
Viral Parkir di Blok M Semrawut hingga Depan Kejagung, Dishub Jaksel Lapor Wali Kota
Parkir kendaraan di Blok M meluber hingga ke depan Kantor Kejagung RI. [Suara.com/Instagram]
baca 10 detik
  • Praktik parkir liar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menyebabkan lalu lintas terhambat dan mengganggu ketertiban umum masyarakat.
  • Kendaraan pengunjung terpantau parkir di depan gedung Kejagung RI meskipun lokasi tersebut sudah dilengkapi rambu larangan parkir.
  • Kepala Sudinhub Jakarta Selatan akan membahas masalah parkir dan pedagang kaki lima tersebut dalam rapat pimpinan wali kota.

Suara.com - Kondisi lalu lintas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, terpantau semrawut pada malam hari akibat maraknya praktik parkir liar.

Sejumlah kendaraan pengunjung wisata kuliner bahkan sampai memakan badan jalan, khususnya di area depan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, terlihat banyak kendaraan roda empat dan roda dua berjejer di bawah rambu dilarang parkir.

Kondisi ini dikeluhkan warga melalui media sosial karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan memicu kepadatan arus lalu lintas.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan, Bernad Pasaribu, memberikan klarifikasi terkait status lahan parkir di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa area kuliner kaki lima di Blok M sejatinya merupakan wilayah parkir binaan Dishub, namun penempatannya tidak seharusnya sampai ke depan kantor pemerintah.

"Cuma harusnya, rutinnya parkir tidak sampai ke area depan Kejagung," ujar Bernad kepada Suara.com, Selasa (5/5/2026).

Bernad mengakui bahwa persoalan parkir di Blok M bersifat kompleks karena berkaitan erat dengan keberadaan para pedagang kaki lima (PKL) yang menempati trotoar.

Guna mengatasi masalah ini secara permanen, pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke rapat pimpinan di tingkat Wali Kota Jakarta Selatan.

baca juga

"Rencananya akan dirapatkan di wali kota, supaya bisa penanganannya secara komprehensif. Karena di situ ada masalah parkir, pedagang kaki lima, dan lain-lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:50 WIB

Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota

Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota

News | Kamis, 23 April 2026 | 13:43 WIB

Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh

Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB