- Pemilik lahan di Jalan Panglima Polim V, Jakarta Selatan, menerima ancaman pembunuhan akibat membatasi akses parkir di properti pribadinya.
- Kasus ancaman dari pihak diduga parkir liar ini viral di media sosial setelah pemilik mengunggahnya pada Rabu, 22 April 2026.
- Pemilik lahan telah melaporkan kejadian ke pihak kepolisian dan meminta perlindungan Gubernur DKI Jakarta serta Dinas Perhubungan setempat.
Suara.com - Sengketa lahan parkir di kawasan strategis Blok M, tepatnya di sekitar Jalan Panglima Polim V, Jakarta Selatan, berujung pada dugaan ancaman kekerasan serius.
Pemilik lahan mengaku mendapatkan ancaman pembakaran hingga pembunuhan dari pihak tertentu yang tidak terima dengan kebijakan pembatasan akses di area milik pribadinya.
Insiden ini mendadak menjadi sorotan publik setelah pemilik akun TikTok @NvsShop mengunggah rekaman video yang menjelaskan situasi mencekam yang dialaminya.
Pemilik akun menegaskan bahwa area tersebut merupakan properti pribadi yang dikelola secara mandiri, namun mendapat perlawanan dari kelompok yang diduga terafiliasi dengan praktik parkir liar.
“Nih tolong ya, kita punya lahan, kita punya parkiran di sini, punya lahan kita. Tapi ada beberapa orang yang emang nggak boleh. Mereka tuh ngancem, katanya kalau misalnya ini tempat sampai ditutup, katanya nanti dua minggu entah mau dibakar, entah ada orang yang mati atau gimana,” ujar pemilik akun dalam video yang dikutip Rabu (22/4/2026).
![Sengketa lahan parkir di kawasan strategis Blok M, tepatnya di sekitar Jalan Panglima Polim V, Jakarta Selatan. [Suara.com/Dinda]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/80018-sengketa-lahan-parkir.jpg)
Minta Atensi Gubernur dan Dishub
Menyadari keselamatan nyawanya terancam, pemilik lahan secara terbuka meminta perlindungan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ia berharap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Dinas Perhubungan (Dishub) turun tangan sebelum konflik ini berkembang menjadi aksi kriminal nyata di lapangan.
“Nah ini tempatnya. Tolong ya untuk Gubernur Jakarta, Dishub, semuanya, minta dibantu kalau ada apa-apa. Kita viralin aja,” tegasnya dalam video yang telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali tersebut.
Sebagai langkah hukum, pemilik lahan juga telah melayangkan laporan resmi kepada pihak kepolisian.
Meski isu ini memicu kegaduhan di dunia maya dengan ribuan komentar netizen, pantauan langsung Suara.com di lokasi pada Rabu siang menunjukkan situasi yang masih relatif sepi.
Belum terlihat adanya penjagaan khusus dari aparat kepolisian maupun pemasangan garis batas resmi di area parkir. Aktivitas perparkiran di kawasan Panglima Polim tersebut juga terpantau masih berjalan seperti biasa.
Reporter: Dinda Pramesti K