Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih

Bernadette Sariyem

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:09 WIB
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
Kolase foto Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran segera menyerah dengan mengibarkan bendera putih di Gedung Putih, Rabu (6/5/2026).
  • Trump mengejek militer Iran sebagai kekuatan yang tidak berdaya dan menganggap persenjataan mereka hanyalah senapan mainan tidak efektif.
  • Strategi blokade Angkatan Laut Amerika Serikat di pelabuhan Iran berhasil mencekik arus logistik dan melemahkan kesiapan tempur Teheran.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran mengibarkan bendera putih, benar-benar secara harfiah, sehingga menandakan menyerah.

Hal itu diungkapkan Trump saat menggelar konferensi pers di Ruang Oval, Gedung Putih, Rabu (6/5/2026) waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, dalam kesempatan yang sama, Trump juga mengejek militer Iran yang diklaimnya telah tak berdaya.

Donald Trump secara eksplisit menyatakan bahwa Iran seharusnya sudah menyerah, mengingat kondisi militer mereka yang dianggapnya sudah tidak lagi memiliki taring.

Trump menilai, harga diri yang terlalu tinggi menjadi satu-satunya alasan mengapa Teheran masih mencoba bertahan di tengah tekanan global yang kian menghimpit.

Sindiran Tajam 'Peashooters'

Di hadapan para wartawan, Trump mengklaim kekuatan tempur Iran telah merosot ke titik terendah.

Ia menggunakan istilah 'peashooters' atau senapan mainan, untuk menggambarkan persenjataan yang dimiliki oleh militer Iran saat ini.

Menurut Trump, retorika agresif yang sering ditunjukkan Iran di depan publik hanyalah sebuah gertakan sambal untuk menutupi keinginan asli mereka untuk bernegosiasi.

baca juga

Trump meyakini bahwa di balik layar, pemerintah Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan baru dengan Amerika Serikat guna menyelamatkan stabilitas internal mereka.

"Mereka bermain-main, tapi biar saya katakan, mereka ingin membuat kesepakatan. Dan siapa yang tidak mau, ketika militer Anda benar-benar hancur?" tegas Trump dengan gaya bicaranya yang khas.

Efektivitas Blokade "Baja" Amerika Serikat

Selain mengomentari persenjataan Iran, Trump juga memberikan pujian tinggi terhadap strategi blokade yang diterapkan Angkatan Laut Amerika Serikat di pelabuhan-pelabuhan strategis Iran.

Ia menggambarkan pengamanan tersebut sangat rapat dan tidak dapat ditembus oleh pihak mana pun yang mencoba menantang dominasi AS di kawasan tersebut.

Strategi blokade ini, dianggap Trump sebagai kunci utama yang mencekik arus logistik dan ekonomi Iran, yang pada gilirannya melemahkan kesiapan tempur mereka secara keseluruhan.

"Ini seperti sepotong baja. Tidak ada yang akan menantang blokade tersebut. Dan saya pikir ini berjalan dengan baik," ujar Trump sambil menekankan bahwa strategi ini merupakan keberhasilan besar dalam kebijakan luar negerinya.

Bagi Trump, keberhasilan blokade ini bukan sekadar pamer kekuatan, melainkan instrumen untuk memaksa Iran mengubah perilaku politiknya di Timur Tengah.

Ia merasa tidak ada negara atau kekuatan regional yang berani mengusik "benteng baja" yang telah dipasang Amerika di perairan tersebut.

Menutup pernyataannya, Donald Trump menyarankan agar Iran segera menyadari posisi mereka yang sudah terdesak.

Ia menggunakan metafora peperangan fisik, untuk menggambarkan betapa tidak seimbangnya posisi Iran saat ini jika harus berhadapan langsung dengan kekuatan tempur Amerika Serikat.

Trump secara gamblang meminta Teheran untuk mengesampingkan ego nasional mereka demi keselamatan negara tersebut. Menurutnya, mengibarkan bendera putih adalah langkah paling logis bagi Iran saat ini.

"Harus mengibarkan bendera putih penyerahan diri," kata Trump, Merujuk pada tanda menyerah secara resmi dalam peperangan.

Ia menambahkan, jika situasi ini adalah sebuah pertandingan atau pertarungan fisik yang nyata, wasit atau pihak yang bertikai seharusnya sudah menghentikannya sejak lama karena perbedaan kekuatan yang terlalu mencolok.

Jika ini perkelahian, mereka akan menghentikannya," kata Trump dengan sinis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:54 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:22 WIB

Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026

Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:04 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×