Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Sekjen PBNU Gus Ipul membantah tuduhan penundaan sengaja penandatanganan SK kepengurusan wilayah jelang Muktamar ke-35 PBNU tahun 2026.
  • Seluruh SK kepengurusan daerah diproses secara ketat sesuai prosedur organisasi untuk menjamin validitas kepesertaan Muktamar mendatang.
  • Puncak Muktamar ke-35 PBNU dijadwalkan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026 setelah rangkaian Munas dan Konbes di Juni.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), angkat bicara mengenai simpang siur penundaan Surat Keputusan (SK) sejumlah kepengurusan wilayah dan cabang menjelang Muktamar ke-35.

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh proses administrasi organisasi berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Ia menepis kabar miring yang menyebut dirinya sengaja menahan tanda tangan untuk SK daerah tertentu.

"Kalau saya dinyatakan tidak mau tandatangan itu kabar yang tidak benar, menyesatkan. Karena semua SK ditandatangani dengan proses yang cukup jelas. Saya kira ini penting untuk saya sampaikan," tegas Gus Ipul kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menjelaskan bahwa penundaan yang terjadi sebelumnya merupakan bagian dari dinamika internal. Namun, ia memastikan panitia muktamar terus bekerja maraton untuk menuntaskan verifikasi tersebut agar kepesertaan Muktamar tidak terganggu.

Ia pun meminta kepada seluruh kader dan pengurus di daerah untuk tidak termakan kabar hoaks yang beredar. Semua SK yang dikeluarkan harus melalui tahap penelitian dan penelaahan yang ketat demi menjaga integritas organisasi.

"Saya dapat pastikan bahwa seluruh SK diproses dengan baik sesuai dengan seluruh ketentuan yang ada. Jangan ada yang percaya berita-berita bahwa SK tidak ditandatangani. Semua SK ditandatangani setelah melalui penelitian, penelaan dan dinyatakan memenuhi syarat," jelasnya.

Terkait teknis pelaksanaan Muktamar, Gus Ipul menyatakan struktur kepanitiaan sudah rampung dan tinggal menunggu penerbitan SK dari Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dalam waktu dekat.

"Insyaallah dalam minggu ini nanti sudah diterbitkan SK. Untuk itu saya berharap seluruh jajaran pengurus wilayah dan cabang bersiap untuk menyambut muktamar ini dengan menghasilkan keputusan-keputusan yang terbaik untuk organisasi," tutupnya.

Muktamar ke-35 PBNU itu dijadwalkan akan berlangsung pada 1-5 Agustus 2026. Sebelum puncak Muktamar dimulai, PBNU dijadwalkan akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) pada Juni mendatang sebagai forum prasyarat penentuan materi Muktamar. Kemudian, hasil dari munas dan konbes tersebut akan dijadikan materi dalam mutamar

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×