- Menteri Sosial Saifullah Yusuf akan mengunjungi kantor KPK di Jakarta pada Jumat, 7 Mei 2026 pagi.
- Tujuan kunjungan adalah meminta nasihat KPK terkait pencegahan korupsi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Kemensos.
- Kemensos akan memberikan informasi pengadaan program Sekolah Rakyat kepada KPK untuk menindaklanjuti kajian potensi tindak korupsi.
Suara.com - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), akan datangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta besok, Jumat (7/5) pagi.
Kedatangannya itu dimaksudkan untuk meminta nasihat KPK terkait pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan program Kemensos agar terhindar dari tindakan korupsi.
"Rencananya hari ini, tapi kebetulan ditunda besok jam 10. Kami bersama Pak Wamen, Pak Sekjen akan silaturahmi ke KPK untuk minta nasihat, minta masukan," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Selain itu, Gus Ipul mengaku akan berikan sejumlah informasi kepada KPK mengenai pelaksanaan pengadaan yang pernah dan masih dilakukan Kemensos saat ini.
Salah satunya terkait pengadaan barang-barang keperluan program Sekolah Rakyat yang belakangan sempat jadi sorotan publik.
"Kita akan memberikan informasi tentang proses-proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial," kata dia.

Dalam kunjungannya besok pagi, Gus Ipul menyampaikan belum mengetahui apakah akan bertemu dengan pimpinan KPK tidak.
Hanya saja, ia menekankan bahwa pihaknya akan secara terbuka memberikan informasi yang dibutuhkan KPK.
Sebelumnya, KPK menyebut akan lakukan kajian terhadap program Sekolah Rakyat yang dikelola Kementerian Sosial.
Analisis itu dilakukan Direktorat Monitoring KPK untuk mengetahui potensi korupsi pada program tersebut.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan kajian meliputi potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial.