Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Bella

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
Acep Edy Setiawan, salah satu peserta aksi asal JGC, Jakarta Timur. [Suara.com/Dinda]
baca 10 detik
  • Warga Jakarta Timur dan Bekasi melakukan aksi protes di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Kamis, 7 Mei 2026.
  • Massa menuntut pengusutan dugaan korupsi proyek RDF Rorotan senilai Rp1,3 triliun yang dinilai penuh dengan kejanggalan pengadaan.
  • Operasional proyek RDF Rorotan memicu keluhan polusi udara yang menyebabkan gangguan kesehatan warga di kawasan JGC dan sekitarnya.

Suara.com - "Bau busuk" dugaan korupsi proyek RDF Rorotan senilai Rp1,3 triliun memicu gelombang protes warga Jakarta Timur dan Bekasi yang mengepung Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Selain menuntut pengusutan atas dugaan penggelembungan harga pengadaan, warga mendesak pemerintah bertanggung jawab atas polusi udara yang disebut menyebabkan anak-anak di kawasan JGC hingga Harapan Indah terserang ISPA dan pneumonia akibat operasional fasilitas yang dianggap ilegal tersebut.

Acep Edy Setiawan, salah satu peserta aksi asal JGC, Jakarta Timur, menegaskan bahwa pembangunan RDF Rorotan sejak awal diduga tidak sesuai aturan. Ia menyoroti ketiadaan sosialisasi AMDAL lingkungan maupun AMDAL lalu lintas kepada warga terdampak di sekitar JGC, Harapan Indah (HI), hingga Metland.

"Hari ini kami melihat bahwa RDF Rorotan itu berdiri tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Banyak pertanyaan yang belum terjawab hari ini, dari tahun 2023 sampai saat ini belum bisa dijawab oleh Pemprov DKI Jakarta tentang AMDAL lingkungan, AMDAL lalin yang hari ini seharusnya bangunan itu berdiri secara bertahap," ujar Acep di depan Gedung DPRD DKI Jakarta.

Acep menduga ada upaya pemaksaan operasional fasilitas tersebut demi menutupi keterlibatan oknum tertentu.

"Kenapa semua ini dipaksakan? Seolah-olah ingin menutupi adanya oknum-oknum yang terlibat di era pada saat 2019-2024. Dan saya rasa ini bukan waktunya kita menutup-nutupi orang yang dugaan kita adalah melakukan korupsi," tegasnya.

Dugaan mark-up dan anggaran fantastis

Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Massa aksi juga menyoroti kejanggalan dalam proses pengadaan proyek senilai Rp1,3 triliun tersebut. Acep menyebut ada indikasi pemilihan kontraktor dengan harga yang lebih mahal meski tersedia opsi yang lebih efisien.

"1,3 triliun dalam proses pengadaannya pun hari ini dipertanyakan karena pada saat pengadaan itu ada harga yang lebih murah tapi dia tidak ambil harga itu. Kenapa dia ambil yang harga mahal, dugaan dari PT Asiana? Ini yang kemudian harus ditelusuri," ungkap Acep.

Ia juga menyinggung insiden kebakaran di lokasi pada Maret lalu yang dinilai terkesan ditutup-tutupi.

baca juga

"Baru ditrial... mau 100 ton udah kebakaran. Bagaimana kalau dalam anggaran 1,3 triliun itu 2.500 ton per hari? Bagaimana coba itu? Berarti kan indikasi adanya korupsinya ini bisa sama-sama kita lihat," tambahnya.

Tak hanya soal anggaran, massa juga mempertanyakan perpindahan lokasi proyek yang semula direncanakan di Bantar Gebang atau Marunda, namun kemudian dipindahkan ke Rorotan tanpa sosialisasi yang jelas kepada warga terdampak.

"Kenapa terjadi perpindahan lokasi yang hari ini masyarakat tidak tahu sama sekali? Seolah-olah ingin menutupi adanya oknum-oknum yang terlibat di era pada saat 2019-2024," ujar Acep.

Terkait dugaan penyelewengan anggaran yang disuarakan dalam aksi tersebut, Melinda, seorang pengusaha di Kelurahan Pejuang, menekankan bahwa warga menyerahkan sepenuhnya pembuktian kepada aparat penegak hukum.

"Kalau indikasi justru seharusnya kita kembalikan lagi kepada pihak-pihak yang berwenang gitu ya untuk menyelidiki ini. Kan kami bilang ini adalah indikasi. Yang mana kita kembalikan untuk membuktikan itu, kita nggak bisa kasih statement di sini, biar akan dijalankan," pungkas Melinda.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun, Warga Protes

Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun, Warga Protes

Video | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:04 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini: 3.225 Polisi Siaga di Titik Demo DPR, Kemendikti, hingga Gambir

Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini: 3.225 Polisi Siaga di Titik Demo DPR, Kemendikti, hingga Gambir

News | Senin, 04 Mei 2026 | 08:54 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Viral Aksi Heroik Ayah Selamatkan Bayinya dari Terjangan Kereta Api, Jaraknya Bikin Deg-degan

Viral Aksi Heroik Ayah Selamatkan Bayinya dari Terjangan Kereta Api, Jaraknya Bikin Deg-degan

Entertainment | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:37 WIB

Ziarah ke Makam Marsinah, Buruh Hidupkan Semangat Perjuangan di May Day 2026

Ziarah ke Makam Marsinah, Buruh Hidupkan Semangat Perjuangan di May Day 2026

Foto | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:12 WIB

Terkini

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:24 WIB

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×