- WHO mengonfirmasi lima kasus hantavirus dan tiga suspek di kapal pesiar Hondius yang berlayar di Samudra Atlantik.
- Sebanyak tiga penumpang meninggal dunia akibat infeksi virus Andes yang sempat menular melalui kontak terbatas antarmanusia.
- WHO menyatakan risiko kesehatan publik global rendah meskipun terus memantau potensi kasus tambahan selama masa inkubasi.
WHO memperingatkan kemungkinan munculnya kasus tambahan masih terbuka karena masa inkubasi hantavirus bisa mencapai enam minggu.
Sebelum menaiki kapal, dua korban pertama diketahui melakukan perjalanan pengamatan burung di Chile, Argentina, dan Uruguay.
Mereka sempat mengunjungi area habitat tikus pembawa hantavirus.
Pemerintah Argentina kini menyelidiki riwayat perjalanan pasangan tersebut.
WHO juga mengungkapkan Argentina akan mengirimkan 2.500 alat diagnostik ke laboratorium di lima negara untuk membantu pelacakan kasus.
WHO telah memberi notifikasi kepada 12 negara asal penumpang yang turun di Saint Helena, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Belanda, Singapura, Swedia, Swiss, dan Turki.