Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius kini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases atau NCID. [Istimewa]
  • Pemerintah Kanada mengisolasi tiga warganya guna mencegah penyebaran wabah hantavirus Andes yang berawal dari kapal pesiar MV Hondius.
  • WHO mengonfirmasi delapan kasus infeksi hantavirus Andes yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia di kapal pesiar tersebut.
  • Otoritas kesehatan Kanada memantau ketat seluruh penumpang kapal untuk mengantisipasi masa inkubasi virus yang mencapai enam minggu lamanya.

Suara.com - Wabah hantavirus jenis Andes yang merebak di kapal pesiar MV Hondius memaksa pemerintah Kanada mengambil langkah isolasi darurat terhadap sejumlah warganya.

Tiga warga Kanada kini menjalani isolasi mandiri di Ontario dan Quebec untuk mencegah potensi penularan virus mematikan tersebut.

Situasi ini mencuat setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi delapan kasus infeksi yang menyebabkan tiga kematian dari klaster kapal pesiar tersebut.

Upaya Evakuasi dan Pelacakan Penumpang

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, mengatakan pihaknya telah mengirim pejabat konsuler ke Kepulauan Canary untuk membantu empat warga Kanada yang masih berada di kapal.

Sebelumnya, dua warga Kanada turun dari kapal di Pulau St. Helena, Atlantik Selatan, hampir dua pekan lalu.

Operator kapal asal Belanda, Oceanwide Expeditions, menyebut kedua warga Kanada itu turun bersama 30 penumpang lain dari 12 negara pada 24 April.

Rombongan tersebut juga membawa jenazah seorang pria Belanda yang meninggal pada 11 April. Istrinya, yang mengalami gejala serupa, meninggal sehari kemudian.

Korban ketiga dilaporkan meninggal pada 2 Mei setelah mengalami gejala infeksi parah sejak 28 April.

Penularan Diduga Terjadi di Penerbangan

Satu warga Kanada lainnya yang kini diisolasi diketahui tidak pernah menaiki MV Hondius.

Kementerian Kesehatan Quebec menyatakan individu tersebut diduga melakukan kontak dengan penumpang terinfeksi saat berada dalam penerbangan internasional.

“Mereka tidak berada dalam jarak dekat, sehingga risiko penularannya sangat rendah,” demikian pernyataan resmi otoritas kesehatan Quebec.

Anita Anand menegaskan ketiga warga Kanada yang menjalani isolasi mandiri sejauh ini tidak menunjukkan gejala sakit.

Sementara itu, sekitar 150 penumpang yang masih berada di kapal diminta tetap berada di kabin masing-masing sebagai langkah pencegahan.

WHO Peringatkan Masa Inkubasi Panjang

Kapal pesiar MV Hondius dijadwalkan bersandar di Granadilla, Tenerife, pada Minggu pagi, meski jadwal tersebut masih dapat berubah.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan masa inkubasi virus Andes dapat berlangsung hingga enam minggu.

“Mengingat masa inkubasi virus Andes yang dapat mencapai enam minggu, ada kemungkinan lebih banyak kasus akan dilaporkan,” kata Tedros.

Ia menjelaskan virus Andes merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular antarmanusia, meski dalam kondisi terbatas.

“Tampaknya itulah yang terjadi dalam situasi saat ini,” ujarnya.

Meski demikian, WHO menilai risiko kesehatan masyarakat global masih tergolong rendah.

Pengawasan Ketat Terus Dilakukan

Menteri Kesehatan Ontario, Sylvia Jones, memastikan otoritas kesehatan terus memantau para penumpang setiap hari untuk memastikan protokol karantina dijalankan.

Pemerintah setempat juga bersiap memulangkan warga lain jika diperlukan.

“Situasinya dinamis dan kami akan terus memantau perkembangan,” kata Jones dalam konferensi pers.

Ia memperkirakan masa pemantauan ketat akan berlangsung hingga sekitar 30 hari ke depan.

Sebagai informasi, penularan hantavirus Andes antarmanusia dalam sejarah medis umumnya terjadi melalui kontak dekat dan berkepanjangan, termasuk di lingkungan keluarga atau tenaga medis tanpa perlindungan memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:35 WIB

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:34 WIB

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:27 WIB

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:26 WIB

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:22 WIB

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:20 WIB

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:17 WIB

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:13 WIB