DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

Vania Rossa

Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB
DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboebakar Alhabsyi. (dok. DPRD DKI)
baca 10 detik
  • Anggota DPRD DKI Nabilah Aboebakar mendesak instansi pemerintah menjadi teladan nyata dalam budaya pemilahan sampah sebelum diwajibkan kepada masyarakat luas.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan gerakan pilah sampah serentak di seluruh wilayah Jakarta mulai 10 Mei guna mengurangi beban Bantargebang.
  • Efektivitas pengelolaan sampah di hulu memerlukan fasilitas pendukung, pengawasan ketat, serta evaluasi berkala untuk memastikan program berjalan secara konsisten.

Suara.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboebakar Alhabsyi menegaskan budaya memilah sampah harus dimulai dari lingkungan pemerintah sebelum diterapkan secara luas kepada masyarakat.

Menurutnya, kantor kelurahan, kecamatan, hingga seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) perlu menjadi contoh nyata dalam penerapan pemilahan sampah sehari-hari.

“Kalau ingin masyarakat disiplin memilah sampah dari rumah, maka kantor-kantor dinas pemerintah harus lebih dahulu menjadi contoh. Jangan sampai kampanye gerakan kuat, tetapi praktik di lapangan belum konsisten,” kata Nabilah di Jakarta, Senin.

Ia mengaku mendukung penuh instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait gerakan pilah sampah dari rumah yang mulai diterapkan sejak 10 Mei. Namun, ia mengingatkan agar program tersebut tidak berhenti sebagai slogan tanpa implementasi nyata.

Nabilah menilai keberhasilan pengurangan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat jika kantor-kantor pemerintahan sendiri belum sepenuhnya menjalankan pemilahan sampah secara konsisten.

Menurut dia, pemerintah harus menunjukkan standar yang jelas agar kampanye pengelolaan sampah memiliki legitimasi dan kepercayaan di mata publik.

Selain itu, ia juga menyoroti persoalan penanganan sampah Jakarta yang hingga kini masih bertumpu pada pengelolaan di hilir, terutama di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Padahal, kata dia, akar persoalan justru berada di hulu, yakni belum optimalnya pemilahan sampah sejak dari sumber rumah tangga.

“Selama sampah dari rumah masih tercampur, maka beban di hilir akan terus menumpuk. Jakarta tidak bisa terus mengandalkan Bantargebang. Ini momentum, kita manfaatkan dengan berbagai cara solutif supaya masalah sampah bisa selesai di hulu,” tuturnya.

baca juga

Nabilah pun meminta gerakan wajib pilah sampah dibarengi dengan pengawasan, penyediaan fasilitas pendukung, serta evaluasi berkala di lingkungan pemerintahan.

Ia menegaskan perubahan perilaku tidak akan berjalan efektif tanpa keteladanan langsung dari pemerintah.

“Pemerintah harus hadir, bukan hanya lewat imbauan, tetapi lewat contoh nyata. Dari kantor pemerintahan dahulu, baru masyarakat akan percaya dan ikut bergerak,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan program pilah sampah dari sumber diharapkan dapat mengurangi beban pembuangan sampah di TPST Bantargebang.

“Secara resmi, Pemerintah Jakarta mengadakan kegiatan pilah sampah sesuai Instruksi Gubernur. Kegiatan ini tidak setengah-setengah karena semuanya berjalan serentak di lima kota dan juga di Kepulauan Seribu,” kata Pramono.

Menurut dia, apabila pemilahan sampah organik dan anorganik dilakukan secara efektif, maka volume sampah yang dikirim ke Bantargebang dapat berkurang signifikan dan hanya menyisakan sampah residu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Terkini

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

×