Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba

Vania Rossa

Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB
Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba
Warga RT 02 Tebet, Jakarta Selatan, mengolah sampah dapur dengan metode Teba Modern hingga menjadi pupuk. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Warga RT 02/RW 03, Tebet, Jakarta Selatan menginisiasi pengolahan sampah organik dapur menggunakan metode Teba Modern sejak Januari 2026.
  • Program ini bertujuan mengurangi beban sampah organik rumah tangga di TPA Bantar Gebang melalui sistem pengelolaan mandiri warga.
  • Pengurus RT menyediakan wadah khusus dan mengolah sampah organik menjadi pupuk sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Suara.com - Kesadaran mengelola sampah secara mandiri mulai tumbuh dari lingkungan permukiman warga. Di Komplek Gudang Peluru, RT 02/RW 03, Tebet, Jakarta Selatan, warga setempat menginisiasi program pengolahan Sampah Olahan Dapur (SOD) berbasis metode Teba Modern.

Program ini dijalankan sebagai upaya mengurangi sampah organik rumah tangga yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang.

Sekretaris RT 02, Erik Rangga Kusuma, menjelaskan bahwa gerakan ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari edukasi pemilahan sampah yang sudah dimulai sejak 2017. Namun, penerapan metode Teba Modern baru dilakukan secara intensif sejak Januari 2026 setelah melalui tahap riset dan persiapan lahan.

“Program ini sebenarnya kelanjutan. Tapi pelaksanaan metode Teba Modern mulai intensif sejak awal tahun 2026,” ujar Erik saat ditemui Suara.com, Senin (11/5/2026).

Warga RT 02 Tebet, Jakarta Selatan, mengolah sampah dapur dengan metode Teba Modern hingga menjadi pupuk. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Warga RT 02 Tebet, Jakarta Selatan, mengolah sampah dapur dengan metode Teba Modern hingga menjadi pupuk. (Suara.com/Tsabita Aulia)

Metode Teba Modern dilakukan dengan membuat lubang sedalam dua meter menggunakan buis sumur sebagai tempat penguraian sampah organik. Sampah dapur yang terkumpul kemudian disiram cairan mikroorganisme EM4 dan molase setiap tiga hari sekali agar proses pengomposan lebih cepat dan tidak menimbulkan bau.

Untuk memudahkan warga berpartisipasi, pengurus RT membagikan ember khusus berwarna kuning sebagai wadah setoran sampah dapur. Warga diminta tidak menggunakan kantong plastik saat membuang sampah organik.

“Kenapa pakai ember? Karena kami tidak mau ada sisa plastik lagi. Jadi warga cukup taruh sampah dapur langsung ke ember, nanti kami yang olah dan bersihkan,” jelas Erik.

Sistem pengelolaannya pun dibuat praktis. Warga cukup menaruh ember berisi sampah di depan rumah, lalu relawan RT akan mengambil, mengolah sampah ke dalam lubang Teba, dan mengembalikan ember dalam kondisi bersih.

“Warga tinggal drop kapan saja. Nanti kami olah, embernya dibersihkan lalu dikembalikan lagi,” katanya.

baca juga

Sejak berjalan awal tahun ini, jumlah warga yang ikut program terus bertambah. Dari total 57 rumah di RT 02, kini sekitar setengahnya sudah aktif mengelola sampah organik secara mandiri.

Warga RT 02 Tebet, Jakarta Selatan, mengolah sampah dapur dengan metode Teba Modern hingga menjadi pupuk. (Suara.com/Tsabita Aulia)
Warga RT 02 Tebet, Jakarta Selatan, mengolah sampah dapur dengan metode Teba Modern hingga menjadi pupuk. (Suara.com/Tsabita Aulia)

Menurut Erik, peningkatan partisipasi mulai terasa sejak April hingga Mei 2026, terutama setelah isu pengelolaan sampah menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Dalam satu malam saja kami bisa dapat 12 permintaan ember baru dari warga,” ujarnya.

Meski mendapat respons positif, tantangan terbesar program ini adalah edukasi yang harus terus dilakukan, terutama kepada Asisten Rumah Tangga (ART) yang sering berganti. Akibatnya, masih ditemukan sampah non-organik seperti tisu dan plastik tercampur dalam ember setoran.

“Kendalanya memang edukasi yang harus berulang-ulang karena pergantian ART cukup cepat,” ungkap Erik.

Ke depan, pengurus RT mengusung visi LESTARI atau Lubang Resapan Sampah untuk Lingkungan Asri melalui program Satu Sumur Satu Lestari (S3L). Target utamanya adalah menciptakan nol persen sampah organik keluar dari rumah warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:36 WIB

Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru

Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru

Your Say | Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Daftar Lima Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia

Daftar Lima Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Danamon Rayakan Semarak HUT ke-81 RI dengan Beragam Promo dari Merchant Favorit

Danamon Rayakan Semarak HUT ke-81 RI dengan Beragam Promo dari Merchant Favorit

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah

Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:17 WIB

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Upacara di Istana Negara Pakai Baju Apa? Ini Ketentuan Pakaian HUT RI ke-81 2026

Upacara di Istana Negara Pakai Baju Apa? Ini Ketentuan Pakaian HUT RI ke-81 2026

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Link Download Pedoman Upacara HUT RI ke-81 untuk Acara 17 Agustus 2026

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 12:07 WIB

×