Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'

Bella, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 13 Mei 2026 | 14:35 WIB
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
Oditur militer dalam persidangan kasus Andrie Yunus, Rabu (13/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Eks Kepala BAIS TNI Soleman B. Ponto menyebut penyerangan terhadap Andrie Yunus sebagai kenakalan oknum intelijen militer yang terdidik.
  • Sidang di Pengadilan Militer Jakarta pada Mei 2026 mengungkapkan perencanaan penyerangan oleh dua anggota BAIS TNI tersebut.
  • Oditur militer menyoroti kreativitas terdakwa dalam meracik bahan kimia korosif sebagai metode untuk mencelakai korban secara fatal.

Suara.com - Sidang kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Andrie Yunus kembali melahirkan pernyataan kontroversial.

Mulai dari pengakuan eks petinggi intelijen soal "kenakalan orang terpilih", hingga oditur yang menyebut racikan bahan kimia mematikan itu sebagai "ide kreatif".

Sebelumnya, eks Kepala BAIS TNI Laksamana Muda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Kamis (7/5/2026), menyoroti akar perilaku menyimpang di lingkungan intelijen militer.

Menurutnya, aksi penyerangan terhadap Andrie lebih terlihat seperti "kenakalan" anggota BAIS TNI yang merasa institusinya terusik.

"Kami melihat itu kenakalan orang-orang terpilih, terdidik, terlatih. Tapi kami tidak tahu apa yang membuat dalam hatinya bergejolak, yang jelas ketika sudah muncul pemicu-pemicu, itu yang menimbulkan ide-ide kenakalan," ujar Ponto, yang pada hari itu hadir sebagai ahli.

Sementara itu, dalam sidang hari ini, Rabu (13/5/2026), giliran oditur militer yang memantik kontroversi lewat pendapat mereka tentang racikan air keras dari Letnan Satu (Lettu) Budhi Hariyanto Widhi, anggota BAIS TNI yang duduk sebagai Terdakwa II sekaligus pemberi ide eksekusi.

Salah satu oditur mengurai kronologi perencanaan penyerangan yang melibatkan dua terdakwa anggota BAIS TNI, termasuk perdebatan ihwal metode yang akan digunakan.

Pendapat itu diawali dari rencana Sersan Dua (Serda) Edi Sudarko selaku Terdakwa I, yang awalnya berencana melakukan serangan fisik terhadap Andrie.

"Ide dari Terdakwa I dengan memukuli, itu kan efeknya pasti akan bonyok, memar atau berdarah lah, lecet. Itu ditolak sama Terdakwa II, 'Jangan, jangan dipukuli. Disiram saja'," papar oditur dalam persidangan.

baca juga

Oditur kemudian menyoroti cara Terdakwa II meramu bahan kimia yang digunakan untuk menyiram Andrie.

"Terdakwa itu idenya kalau saya bilang sangat kreatif. Tidak hanya pembersih karat, tetapi juga mencampur dengan air aki, yang tanda kutip, kalau Terdakwa II kalau kemarin nyimak dari saksi 5 bahwa air aki itu berakibat fatal. Kalau terkena kain, kain itu akan hancur tapi tidak seketika. Mungkin dalam beberapa hari itu hancur. Nah itu," lanjutnya.

Oditur pun mempertanyakan asal-usul gagasan pencampuran dua bahan korosif tersebut kepada Terdakwa II.

Namun, pertanyaan itu tidak terjawab karena Terdakwa II berdalih bahwa tindakan tersebut bukan buah pikiran yang direncanakan, melainkan lahir dari dorongan sesaat semata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

Tidak Ada Pertimbangan, Spontan Saja: Pengakuan Anggota BAIS TNI soal Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:01 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

TNI Bangun Jalan di Pedalaman Cilegon, Distribusi Hasil Bumi Jadi Lebih Mudah

TNI Bangun Jalan di Pedalaman Cilegon, Distribusi Hasil Bumi Jadi Lebih Mudah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:25 WIB

Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus

Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54 WIB

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

Sulit Datangkan Andrie Yunus, Oditur Militer Buka Opsi Hadirkan Dokter RSCM ke Persidangan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:36 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×