200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:11 WIB
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam
Ilustrasi warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
baca 10 detik
  • Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendesak pemerintah menindak tegas 200 ribu remaja yang terpapar judi online.
  • Kementerian Komunikasi dan Digital wajib memutus akses situs serta aplikasi judi online secara berani dan tanpa kompromi.
  • Polri diminta terus memberantas jaringan kejahatan siber internasional agar Indonesia tidak menjadi sarang bagi para pelaku kriminal.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, memberikan respons serius terkait data yang diungkap Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengenai hampir 200 ribu anak di Indonesia yang telah terpapar judi online (judol).

Ia menegaskan, bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam melihat fenomena yang mengancam generasi muda tersebut.

"Iya, kalau pernyataan Komdigi ada ratusan ribu ya? 200.000 remaja kita terpapar judol online. Saya kira pemerintah tidak boleh berdiam, tapi justru harus melakukan langkah untuk pencegahan dan penindakan tentunya kan," ujar Rudianto kepada wartawan, dikutip Jumat (15/5/2026).

Menuruynya, langkah pencegahan harus dilakukan melalui edukasi masif kepada remaja mengenai bahaya dan dampak buruk judi online.

Namun, ia juga menekankan pentingnya keberanian dari sisi regulasi teknis oleh kementerian terkait.

"Situs-situs atau aplikasi atau apapun jenisnya yang ditengarai diduga adalah bagian dari sindikat judol ini, Komdigi harus berani untuk kemudian memutus atau menghentikan. Jangan malah ada kesan ada pembiaran yang akhirnya banyak situs-situs yang kesannya bebas atau tidak ditindaki gitu kan," tegasnya.

Selain menyoroti peran Komdigi, Rudianto juga menyinggung sisi penegakan hukum.

Ia mengapresiasi langkah Polri yang baru-baru ini menangkap ratusan warga negara asing terkait kejahatan siber di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta.

"Nah dari sisi penindakan oleh penegak hukum kemarin kan bahkan ada 320 orang kan warga negara asing yang ditangkap ya oleh pihak kepolisian. Tentu kita mendorong pihak kepolisian untuk kemudian mengambil langkah tegas dalam menindak para pelaku-pelaku kejahatan cyber, judi online ini, yang baru-baru di Hayam Wuruk itu adalah menandakan pertanda bahaya," katanya.

baca juga

Ia mengingatkan agar aparat keamanan terus membersihkan Indonesia dari jaringan kejahatan siber agar negara tidak menjadi markas bagi para pelaku kriminal internasional.

"Jangan kemudian kita negara kita Indonesia ini dijadikan rumah bagi para pelaku kejahatan cyber atau judi online ini. Justru penangkapan itu kemudian membersihkan betul negeri kita dari potensi ancaman judi online," kata dia.

Ilustrasi situs judi online diblokir pemerintah [Suara.com/Antara]
Ilustrasi situs judi online diblokir pemerintah [Suara.com/Antara]

Rudianto mengingatkan bahwa Presiden telah menyatakan perang terhadap judi online.

Ia mendesak jajaran menteri dan aparat penegak hukum untuk menerjemahkan arahan tersebut secara konkret dan tanpa kompromi.

"Apalagi kalau betul data yang dirilis oleh Komdigi yang menyatakan bahwa ada dua ratusan ribu rakyat Indonesia, remaja kita yang terindikasi bagian dari judi online tadi. Itu yang sangat membahayakan generasi ke depan. Nah pemerintah menurut hemat saya harus serius menjadikan ini musuh," tuturnya.

Ia menekankan bahwa sebagai "pembantu" Presiden, para menteri wajib memastikan tidak ada ruang bagi sindikat judi online di tanah air.

"Dan Presiden kan sudah mengatakan bahwa ini musuh negara gitu kan judi online ini. Artinya pembantu Presiden ini harus menerjemahkan bahwa tidak ada tempat bagi para pelaku kejahatan cyber atau judi online ini di Republik ini. Jadi harus dibongkar diusut sampai ke akar-akarnya. Jangan kemudian ada kesan bahwa situs-situs ini, aplikasi ini, atau jaringan ini bebas di media online kan. Jangan ada kesan seperti itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lolos dari Blokir Pemerintah, Pakar Ungkap Trik Licik Judol Hayam Wuruk

Lolos dari Blokir Pemerintah, Pakar Ungkap Trik Licik Judol Hayam Wuruk

Video | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:00 WIB

Mensos Saifullah Yusuf Coret 11 Ribu Penerima Bansos Terkait Judi Online

Mensos Saifullah Yusuf Coret 11 Ribu Penerima Bansos Terkait Judi Online

Video | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:00 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret

Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:54 WIB

Terkini

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Health | Selasa, 29 September 2026 | 11:24 WIB

×