Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

Bangun Santoso

Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:54 WIB
Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi
Ilustrasi Child Grooming. (Pexels/Kampur Production)
baca 10 detik
  • Kepala sekolah SMK di Pamulang diduga melakukan tindakan manipulasi psikologis atau child grooming terhadap siswinya sendiri.
  • Pihak yayasan sekolah resmi menonaktifkan oknum kepala sekolah tersebut guna melancarkan proses investigasi internal yang sedang berjalan.
  • Tim khusus dibentuk untuk mengungkap kebenaran dugaan eksploitasi emosional terhadap siswi yang memanfaatkan kerentanan psikologis korban.

Suara.com - Dugaan aksi manipulasi psikologis atau child grooming yang dilakukan oleh seorang kepala sekolah terhadap siswinya di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), tengah menjadi sorotan di media sosial.

Unggahan yang memuat pengakuan terkait perilaku menyimpang tersebut memicu reaksi keras dari warganet hingga berujung pada tindakan tegas dari pihak yayasan sekolah.

Menanggapi situasi yang berkembang, pihak yayasan dan manajemen sekolah segera mengambil langkah untuk menonaktifkan oknum kepala sekolah tersebut guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah ini diambil untuk memastikan proses investigasi berjalan tanpa hambatan dan menjaga integritas institusi pendidikan tersebut.

"Yayasan bersama manajemen sekolah telah mengambil langkah-langkah responsif. Penonaktifan jabatan dilakukan demi menjunjung tinggi transparansi dan kelancaran proses investigasi. Saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan
sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya," tulis akun Instagram @letrispamulangofficial seperti dilihat, Jumat (15/5/2026).

Pihak yayasan juga telah mengonfirmasi pembentukan tim khusus yang bertugas mendalami fakta-fakta di lapangan. Tim investigasi internal ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran dari tuduhan yang beredar luas di jagat maya.

Sekolah menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan ini secara adil, transparan, dan tetap berpijak pada koridor hukum yang berlaku di Indonesia.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan lingkungan belajar tetap aman dan kondusif bagi seluruh siswa siswi," tulisnya.

Isu ini pertama kali mencuat setelah sejumlah akun anonim di media sosial membagikan cerita dan testimoni mengenai perilaku oknum kepala sekolah tersebut di lingkungan sekolah.

baca juga

Berdasarkan unggahan yang viral, pola pendekatan yang dilakukan pelaku dinilai sangat sistematis dan terencana dengan menyasar kerentanan psikologis siswi tertentu.

Salah satu poin yang paling banyak disorot adalah dugaan bahwa pelaku sengaja mengincar siswi yang memiliki latar belakang kurang mendapat perhatian dari sosok ayah atau sering disebut sebagai kondisi fatherless.

Pelaku diduga memanfaatkan kekosongan emosional tersebut untuk masuk dan membangun kedekatan yang tidak wajar. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa praktik ini diduga telah terjadi berkali-kali terhadap korban yang berbeda.

Fenomena child grooming sendiri merupakan isu serius yang menjadi perhatian lembaga negara.

Komnas Perempuan memberikan definisi bahwa child grooming merupakan bentuk kekerasan berbasis gender yang menyasar anak, terutama perempuan, melalui relasi kuasa yang timpang, manipulasi emosional, dan normalisasi perilaku seksual.

Dalam kasus di Pamulang ini, posisi kepala sekolah sebagai pemegang otoritas tertinggi di sekolah menciptakan relasi kuasa yang sangat timpang terhadap siswi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:33 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Siswa SMK Bukan Hanya Calon Tenaga Kerja, Tapi Juga Anak yang Perlu Dijaga

Siswa SMK Bukan Hanya Calon Tenaga Kerja, Tapi Juga Anak yang Perlu Dijaga

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit

Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:00 WIB

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

Polda Jambi Tahan Mantan Kadisdik Varial Adhi Putra Terkait Kasus Korupsi DAK SMK Rp21,8 Miliar!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:43 WIB

Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang

Gubernur Pramono Anung Lepas 561 Alumni SMK Jakarta Bekerja ke Jerman hingga Jepang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×